Pergerakan harga emas perhiasan pada hari Minggu, 1 Februari 2026, menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. Fenomena ini tentu menjadi perhatian para pelaku pasar, investor, serta masyarakat umum yang memiliki minat terhadap logam mulia ini, baik untuk investasi maupun sebagai bagian dari koleksi perhiasan.
Di pasar yang terpantau, setidaknya ada dua pemain utama yang menyediakan informasi harga emas perhiasan, yaitu Rajaemas dan Lakuemas. Masing-masing menawarkan harga yang sedikit berbeda, mencerminkan dinamika pasar dan kebijakan penetapan harga internal mereka.
Rincian Harga Emas Perhiasan per Gram
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah rincian harga emas perhiasan per gram dari kedua penyedia tersebut, per tanggal 1 Februari 2026:
Rajaemas
Rajaemas menetapkan harga yang bervariasi tergantung pada kadar kemurnian emas.
- Kadar 24 Karat (K24): Emas dengan kemurnian tertinggi ini dibanderol dengan harga Rp2.515.000 per gram. Harga ini menunjukkan puncak nilai untuk emas murni di pasar perhiasan.
- Kadar 24 Karat (K24 – versi lain): Menariknya, Rajaemas juga mencantumkan harga K24 lain sebesar Rp2.340.000 per gram. Perbedaan ini bisa disebabkan oleh faktor lain seperti biaya produksi, desain, atau bahkan kebijakan promosi internal.
- Kadar 23 Karat (K23): Untuk emas 23 karat, harganya tercatat sebesar Rp2.062.000 per gram.
- Kadar 22 Karat (K22): Emas 22 karat dijual seharga Rp1.972.000 per gram.
- Kadar 21 Karat (K21): Harga emas 21 karat adalah Rp1.884.000 per gram.
- Kadar 20 Karat (K20): Emas 20 karat memiliki harga Rp1.793.000 per gram.
- Kadar 19 Karat (K19): Untuk kadar 19 karat, harganya adalah Rp1.703.000 per gram.
- Kadar 18 Karat (K18): Emas 18 karat dijual seharga Rp1.615.000 per gram.
- Kadar 17 Karat (K17): Harganya tercatat Rp1.525.000 per gram.
- Kadar 16 Karat (K16): Emas 16 karat dibanderol Rp1.435.000 per gram.
- Kadar 15 Karat (K15): Harganya adalah Rp1.347.000 per gram.
- Kadar 14 Karat (K14): Emas 14 karat dijual seharga Rp1.256.000 per gram.
- Kadar 13 Karat (K13): Harganya tercatat Rp1.166.000 per gram.
- Kadar 12 Karat (K12): Emas 12 karat memiliki harga Rp1.078.000 per gram.
- Kadar 11 Karat (K11): Harganya adalah Rp987.000 per gram.
- Kadar 10 Karat (K10): Emas 10 karat dijual seharga Rp897.000 per gram.
- Kadar 9 Karat (K9): Harganya tercatat Rp809.000 per gram.
- Kadar 8 Karat (K8): Emas 8 karat dibanderol Rp719.000 per gram.
- Kadar 7 Karat (K7): Harganya adalah Rp629.000 per gram.
- Kadar 6 Karat (K6): Emas 6 karat dijual seharga Rp540.000 per gram.
- Kadar 5 Karat (K5): Emas dengan kadar paling rendah yang tercatat ini dihargai Rp450.000 per gram.
Lakuemas
Sementara itu, Lakuemas juga menawarkan harga yang kompetitif dengan daftar harga sebagai berikut:
- 24K (99%): Emas 24 karat di Lakuemas dijual seharga Rp2.378.000 per gram.
- 23K: Untuk kadar 23 karat, harganya adalah Rp2.063.000 per gram.
- 22K: Emas 22 karat dihargai Rp1.973.000 per gram.
- 21K: Harganya tercatat Rp1.887.000 per gram.
- 20K: Emas 20 karat dijual seharga Rp1.795.000 per gram.
- 19K: Untuk kadar 19 karat, harganya adalah Rp1.704.000 per gram.
- 18K: Emas 18 karat dibanderol Rp1.613.000 per gram.
- 17K: Harganya adalah Rp1.522.000 per gram.
- 16K: Emas 16 karat dijual seharga Rp1.430.000 per gram.
- 15K: Harganya tercatat Rp1.341.000 per gram.
- 14K: Emas 14 karat dibanderol Rp1.251.000 per gram.
- 13K: Harganya adalah Rp1.161.000 per gram.
- 12K: Emas 12 karat dijual seharga Rp1.070.000 per gram.
- 11K: Harganya tercatat Rp979.000 per gram.
- 10K: Emas 10 karat dibanderol Rp889.000 per gram.
- 9K: Harganya adalah Rp798.000 per gram.
Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Emas
Kenaikan harga emas perhiasan pada tanggal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan global. Beberapa di antaranya meliputi:
- Nilai Tukar Mata Uang: Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama terhadap dolar Amerika Serikat, seringkali berdampak langsung pada harga emas. Ketika nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar, harga emas dalam rupiah cenderung meningkat.
- Inflasi: Emas secara historis dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Ketika tingkat inflasi diperkirakan naik, investor cenderung beralih ke emas, meningkatkan permintaan dan pada akhirnya mendorong harga naik.
- Ketidakpastian Ekonomi Global: Situasi ekonomi global yang tidak stabil, seperti ketegangan geopolitik, resesi yang mengancam, atau krisis keuangan, dapat memicu investor untuk mencari aset yang aman (safe haven) seperti emas. Hal ini meningkatkan permintaan dan mendorong kenaikan harga.
- Permintaan Pasar: Faktor musiman atau tren permintaan perhiasan dari masyarakat juga dapat memengaruhi harga. Misalnya, menjelang hari raya atau musim pernikahan, permintaan emas perhiasan bisa meningkat.
- Kebijakan Bank Sentral: Keputusan kebijakan moneter oleh bank sentral di seluruh dunia, seperti penyesuaian suku bunga, dapat memengaruhi daya tarik emas sebagai investasi dan berdampak pada harganya.
Bagi masyarakat yang berencana membeli atau menjual emas perhiasan, penting untuk selalu memantau pergerakan harga dari berbagai sumber terpercaya dan memahami faktor-faktor yang memengaruhinya agar dapat membuat keputusan yang tepat.

















