Berita

Endipat Wijaya: Sindiran Pedas, Harta Terkuak?

×

Endipat Wijaya: Sindiran Pedas, Harta Terkuak?

Sebarkan artikel ini

Anggota Komisi I DPR RI, Endipat Wijaya, Menyoroti Bantuan Bencana dan Kinerja Pemerintah

Sosok Endipat Wijaya, anggota Komisi I DPR RI dari Kepulauan Riau, baru-baru ini menjadi perhatian publik. Politisi dari Partai Gerindra ini menyoroti berbagai isu, termasuk kinerja penanganan bencana di Aceh dan perbandingan dengan donasi yang viral sebesar Rp10 miliar.

Pernyataan ini disampaikan Endipat dalam rapat bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI di ruang Komisi I DPR, Jakarta. Dalam rapat tersebut, Endipat menekankan pentingnya peran Kominfo dalam menyebarluaskan informasi mengenai kinerja pemerintah dalam penanganan bencana di Sumatera.

Bencana di Sumatera dan Peran Pemerintah

Seperti diketahui, banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan telah menyebabkan lebih dari 900 korban jiwa, dengan lebih dari 240 orang masih dinyatakan hilang. Endipat menilai bahwa Kominfo memiliki peran krusial dalam mempublikasikan upaya pemerintah dalam membantu korban bencana di Sumatera.

Menurutnya, penyebarluasan informasi ini penting agar kinerja pemerintah tidak “kalah viral” dibandingkan dengan bantuan yang disalurkan oleh relawan dan pihak-pihak lain.

“Membantu pemerintah memberitahukan dan mengamplifikasi informasi, sehingga enggak kalah viral dibandingkan dengan teman-teman yang sekarang ini, paling-paling di Aceh, di Sumatra, dan lain-lain itu,” ujarnya dalam rapat yang tayang di YouTube TV Parlemen.

Kritik terhadap Pihak yang Mengklaim Berjasa

Endipat juga menyinggung adanya pihak-pihak yang merasa telah memberikan kontribusi besar dalam membantu korban bencana di Aceh. Ia menekankan bahwa negara telah hadir sejak awal, meskipun ia tidak menyebutkan secara spesifik siapa yang dimaksud.

“Ada orang yang cuma datang sekali, seolah-olah paling bekerja di Aceh,” sambungnya. “Padahal negara sudah hadir dari awal, ada orang baru datang, baru bikin satu posko, ngomong pemerintah enggak ada. Padahal pemerintah sudah bikin ratusan posko di sana,” tegas Endipat.

Baca Juga :  Park Bo Gum: Pesona Baru OMEGA Global

Donasi Viral vs. Kontribusi Negara

Selain itu, Endipat juga menyoroti donasi sebesar Rp 10 miliar yang viral untuk membantu korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera. Menurutnya, pemerintah Indonesia telah memberikan bantuan dengan nilai triliunan rupiah, namun seolah-olah tidak dianggap bekerja.

“Orang per orang cuma nyumbang Rp10 miliar, negara sudah triliun-triliunan ke Aceh. Jadi mohon yang kayak gitu jadi perhatian (Kominfo) sehingga ke depan tidak ada informasi yang seolah-olah negara tidak hadir di mana-mana,” ujarnya.

Profil Endipat Wijaya

Endipat Wijaya berhasil meraih suara terbanyak sebagai Caleg DPR RI dari Kepulauan Riau pada Pemilu 2024. Perjalanannya hingga mencapai posisi ini tidaklah mudah. Ia memiliki pengalaman dan jabatan yang beragam sebelum menjadi salah satu orang terdekat Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Berikut adalah rekam jejak Endipat Wijaya sebelum terjun ke dunia politik:

  • Pendidikan:

    • SMA Taruna Nusantara (1999-2002)
    • S1 Institut Teknologi Bandung (2002-2006)
    • S2 Swiss German University (2015-2019)
  • Pekerjaan:

    • Teknisi di Double A Group (2007-2009)
    • Insinyur di PT Kaltim Prima Coal (2009-2011)
    • Manajer di PT Nusantara Energy (2011-2023)

Endipat Wijaya mulai tertarik dengan dunia politik pada tahun 2011 dan bergabung dengan Partai Gerindra. Sambil bekerja sebagai manajer di PT Nusantara Energy, ia terus menekuni karir politiknya. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di Swiss German University antara tahun 2015 hingga 2019.

Kedekatannya dengan Prabowo Subianto semakin mempermudah langkah Endipat Wijaya di dunia politik. Dengan mengusung tema pendidikan, ia berhasil mendapatkan kepercayaan dari masyarakat Kepulauan Riau. Pada Pemilu 2024, Endipat Wijaya berhasil menjadi caleg dengan perolehan suara terbanyak, yakni 105.413 suara. Kota Batam menjadi lumbung suaranya, dengan perolehan 72.186 suara.

Baca Juga :  Salam Lebaran Sekda Bintan Buka Gerbang Open House

Partai Gerindra juga berhasil meraih suara caleg terbanyak, yaitu 164.310 suara. Endipat Wijaya kini akan segera diresmikan sebagai anggota DPR RI dari Dapil Kepri. Ia menjadi salah satu wajah baru yang berhasil melenggang ke Senayan bersama tiga caleg lainnya.

Rincian Profil Endipat Wijaya

Berikut adalah rincian profil Endipat Wijaya:

  • Nama: Ir. H. M, Endipat Wijaya, M.M
  • Jenis Kelamin: Laki-laki
  • Status Pernikahan: Kawin
  • Istri: Martina, S.Ikom, M.Si
  • Tempat Tanggal Lahir: Bengkulu, 31 Mei 1984 (umur 39)
  • Kewarganegaraan: Indonesia

Laporan Harta Kekayaan

Sebagai anggota DPR RI, Endipat Wijaya diwajibkan untuk melaporkan harta kekayaannya kepada negara sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Berdasarkan laporan e-LHKPN yang disampaikan pada 9 September 2024, total harta kekayaan Endipat Wijaya mencapai Rp 12,4 miliar. Berikut rinciannya:

  • A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 2.500.000.000

    • Tanah Seluas 123 m2 di KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.000.000.000
    • Tanah Seluas 205 m2 di KABUPATEN BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 1.000.000.000
    • Tanah Seluas 105 m2 di KABUPATEN BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
  • B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 2.546.000.000

    • MOBIL, SUV PREMIUM GWM TANK 500 HEV Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 1.196.000.000
    • MOBIL, HONDA CRV Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000
    • MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 1.000.000.000
  • C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 52.000.000

  • D. SURAT BERHARGA Rp. 5.000.000.000

  • E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 2.395.805.131

  • F. HARTA LAINNYA Rp. —-

  • Sub Total Rp. 12.493.805.131

  • III. HUTANG Rp. —-

  • IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 12.493.805.131