Berita

Persebaya Hari Ini: Sadida Bersinar, Jadwal Padat!

×

Persebaya Hari Ini: Sadida Bersinar, Jadwal Padat!

Sebarkan artikel ini

Penampilan Gemilang Sadida Nugraha Putra: Harapan Baru Persebaya Surabaya

Nama Sadida Nugraha Putra mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Indonesia, khususnya bagi para pendukung setia Persebaya Surabaya, Bonek dan Bonita. Gelandang bertahan muda ini menunjukkan performa yang menjanjikan, menjadi secercah harapan di tengah performa tim yang belum konsisten. Lahir pada 26 April 2005, Sadida baru berusia 20 tahun, namun kemampuannya di lapangan tengah sudah mampu mencuri perhatian.

Kemampuan Membaca Permainan dan Postur Ideal

Sadida dikenal memiliki kemampuan membaca permainan yang sangat baik. Ia mampu memprediksi arah serangan lawan dan memotong umpan-umpan krusial. Posturnya yang ideal, dengan tinggi 1,75 meter, juga menjadi keunggulan tersendiri. Tinggi badan ini cukup ideal untuk memenangkan duel-duel di lini tengah, baik duel udara maupun duel perebutan bola di lapangan.

Perjalanan Karir Sadida Sebelum Tembus Tim Senior

Sebelum berseragam Persebaya Surabaya, Sadida telah menimba ilmu di berbagai akademi sepak bola. Ia pernah menjadi bagian dari Bhayangkara U-18 dan U-20 sejak tahun 2023. Pengalaman ini menjadi bekal berharga sebelum akhirnya bergabung dengan tim U-20 Persebaya Surabaya, yang dikenal dengan julukan Bajol Ijo.

Di tim U-20 Persebaya, Sadida mendapatkan fondasi yang kuat dari sisi teknis, taktis, fisik, maupun mental. Latihan intensif dan disiplin tinggi membuatnya siap bersaing di level yang lebih tinggi, yaitu Super League. Debut perdananya di ajang EPA Liga 1 U20 terjadi pada 28 September 2024. Saat itu, ia langsung mendapatkan kepercayaan penuh dengan bermain selama 90 menit.

Statistik Mentereng di EPA Liga 1 U20

Sepanjang kompetisi EPA Super League U20, Sadida mencatatkan statistik yang cukup impresif. Ia tampil dalam 19 pertandingan, mencetak 2 gol, dan bermain selama 1.596 menit. Ia juga tampil di EPA Liga 1 U20 8 Besar dengan 6 pertandingan dan 529 menit bermain. Bersama Persebaya U-20, Sadida mencatat total 25 pertandingan, 2 gol, dan 2.125 menit bermain. Catatan ini menjadi modal penting sebelum akhirnya promosi ke tim senior Persebaya Surabaya.

Debut Penuh di Super League dan Pujian dari Pelatih

Musim 2025/2026 menjadi langkah besar dalam karir Sadida. Ia resmi bergabung dengan Persebaya senior pada 1 Juli 2025. Sejak saat itu, ia sudah tampil dalam 6 pertandingan Super League dengan total 153 menit bermain. Puncak sorotan terjadi saat Persebaya menahan imbang PSM Makassar 1-1 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu (6/12/2025).

Baca Juga :  8 Terdakwa Kasus Judi di YHK Zone Lytech Divonis Ringan Maksimal 6 Bulan Penjara

Dalam laga tunda pekan ke-4 itu, Sadida menjalani debut penuh selama 90 menit. Meskipun baru pertama kali tampil penuh, ia tidak menunjukkan rasa canggung dan mampu berduel dengan pemain PSM yang lebih berpengalaman. Bahkan, Sadida terpilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.

Apresiasi dari Sadida dan Pelatih

“Alhamdulillah ini juga berkat dukungan semua rekan dan semua pihak di Persebaya,” kata Sadida usai laga. Ia menambahkan, “Saya mengucapkan terimakasih pada pelatih yang sudah memberi kepercayaan pada saya. Terimakasih pada senior yang sudah memberi dukungan pada saya.”

Pelatih karteker Persebaya, Uston Nawawi, juga memberikan apresiasi atas penampilan gemilang Sadida. “Ya kita harus jujur, kita happy untuk penampilan Sadida sama Ichsas,” ujarnya, Rabu (3/12/2025). Debut Sadida menjadi bukti keberanian Persebaya dalam memberikan kesempatan kepada pemain muda. Sadida kini dianggap sebagai simbol regenerasi Persebaya.

Reaksi Positif dari Bonek dan Bonita

Keberanian pelatih dalam memberikan kesempatan kepada pemain muda seperti Sadida disambut positif oleh para Bonek dan Bonita. Meskipun hasil imbang melawan PSM tidak mengubah posisi Persebaya di klasemen, performa Sadida memberikan harapan baru bagi masa depan tim.

Persebaya saat ini berada di peringkat ke-9 dengan 18 poin, hasil dari empat kemenangan, enam seri, dan tiga kekalahan. Uston Nawawi menegaskan bahwa evaluasi akan terus dilakukan agar Persebaya bisa kembali meraih kemenangan. “Di sisa waktu ini akan evaluasi bersama tim pelatih. Kami bertekad semuanya untuk mendapatkan tiga poin kembali,” tegas Uston.

Fokus Menghadapi Borneo FC

Dengan laga berikutnya melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (20/12/2025), Sadida berpeluang kembali menjadi sorotan. Langkah Persebaya jelas tidak mudah, karena Borneo FC sedang dalam motivasi untuk bangkit setelah menelan dua kekalahan beruntun. “Tentu tidak peduli lawan siapa, kami akan berusaha keras mendapatkan kemenangan kembali,” pungkas Uston.

Sadida sendiri menyebut dukungan suporter sebagai motivasi. Ia berharap bisa terus berkembang dan menjadi tulang punggung tim di masa depan. Dengan pengalaman di EPA League dan kesempatan di Super League, Sadida memiliki bekal yang cukup untuk bersinar lebih jauh.

Baca Juga :  Gandeng 3 Orang Kasi, Kajari Natuna Tinjau Bandara Letung

Regenerasi yang Berjalan Baik

Persebaya kini memiliki aset berharga dalam diri pemain muda yang lahir dari pembinaan usia dini. Sadida Nugraha Putra adalah contoh nyata bahwa regenerasi di Bajol Ijo berjalan dengan baik. Persebaya Surabaya baru saja menahan imbang tuan rumah PSM Makassar dengan skor 1-1 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (6/12/2025). Gol cepat Savio Roberto di menit ke-8 sempat membuat Persebaya tertinggal, namun Bruno Moreira berhasil membalas di menit ke-12.

Evaluasi dan Persiapan Menghadapi Borneo FC

Pelatih karteker Persebaya, Uston Nawawi, menyebut hasil ini tetap berharga. “Bersyukur kami mendapatkan satu poin di Makassar,” ujarnya usai laga. “Memang dari awal kami bertekad mendapatkan tiga poin, tapi satu poin ini sangat berharga bagi kami,” tambahnya. “Ini berkat kerja keras semuanya. Tentunya tidak henti-hentinya dukungan dari Bonek dan Bonita dimanapun berada,” pungkasnya.

Setelah laga tersebut, Persebaya memutuskan untuk meliburkan tim. “Setelah pertandingan (lawan PSM Makassar), kami akan libur, karena kami baru main lagi tanggal 20 lawan pemuncak klasemen Borneo FC,” kata Uston, Minggu (7/12/2025). Libur ini tidak akan berlangsung lama. Uston menegaskan banyak evaluasi yang harus dilakukan. “Tentunya kami akan evaluasi, memang kami belum kalah, tapi kami juga belum menang juga,” jelasnya.

Selanjutnya, Persebaya akan kembali bertanding pada Sabtu (20/12/2025) melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo. Laga ini menjadi ujian berat karena Borneo masih memuncaki klasemen meski baru saja menelan dua kekalahan beruntun. Motivasi Borneo untuk bangkit membuat pertandingan diprediksi berlangsung sengit.

Harapan dan Kritik dari Suporter

Persebaya di bawah Uston Nawawi belum kalah dalam dua laga terakhir. Sebelumnya mereka juga bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC (28/11/2025). Meski hasil seri berulang, suporter tetap memberikan dukungan. Namun, kritik juga muncul di media sosial. Julukan “King of Draw” kini menjadi sindiran keras. Bonek menuntut manajemen segera mengumumkan pelatih kepala baru. Di sisi lain, pemain muda seperti Sadida mendapatkan apresiasi besar. Persebaya kini berada di peringkat ke-9 klasemen dengan 18 poin. Borneo FC masih memuncaki klasemen dengan 33 poin.