Lokal

Foto: Banjir Timbun Kembangan Baru, Sampah Menggunung

×

Foto: Banjir Timbun Kembangan Baru, Sampah Menggunung

Sebarkan artikel ini

Gunung Sampah di Kembangan: Jejak Banjir yang Mengganggu Mobilitas Warga

Kawasan Kembangan Baru, Jakarta Barat, pada Senin (26/1/2026) lalu menjadi saksi bisu dampak lanjutan dari banjir yang baru saja melanda. Bukan genangan air lagi yang mendominasi, melainkan tumpukan sampah yang menggunung, memadati pinggir jalan dan menyita perhatian warga. Pemandangan ini bukan hanya mengganggu estetika, tetapi juga menimbulkan masalah serius bagi aktivitas sehari-hari penduduk.



Menurut keterangan dari warga setempat, fenomena “gunung sampah” ini merupakan akumulasi dari berbagai barang milik warga yang tak terselamatkan akibat terendam banjir. Keterbatasan lahan penampungan sementara memaksa barang-barang yang rusak dan tak terpakai ini dikumpulkan di pinggir jalan, menciptakan pemandangan yang memprihatinkan. Tumpukan ini bukan berasal dari satu atau dua rumah saja, melainkan dari tiga rukun warga (RW) di wilayah Kembangan yang terdampak parah oleh luapan air.

Baca Juga :  Ramadan Tiba, Makam Raja Mataram Dibanjiri Peziarah


Dampak Langsung: Kemacetan dan Gangguan Mobilitas

Keberadaan tumpukan sampah yang membukit ini secara langsung mengganggu kelancaran arus lalu lintas di Jalan Kembangan Baru. Jalan yang sebelumnya mampu dilewati oleh kendaraan dari dua arah kini menyempit drastis, hanya menyisakan satu jalur. Kondisi ini sontak menciptakan kemacetan lalu lintas yang tak terhindarkan, memperlambat pergerakan warga dan menimbulkan frustrasi. Aktivitas warga yang seharusnya kembali normal pascabanjir justru terhalang oleh masalah baru ini.

Para warga yang terdampak banjir tentu saja menaruh harapan besar agar penanganan sampah ini dapat segera dilakukan. Mereka mendambakan agar aktivitas dan mobilitas warga dapat kembali seperti sedia kala, tanpa harus terhambat oleh tumpukan sampah yang mengganggu.

Solusi Penanganan: Menuju TPST Bantar Gebang

Menanggapi kondisi darurat ini, telah direncanakan langkah konkret untuk mengatasi masalah sampah yang menggunung di Kembangan. Sampah-sampah tersebut dijadwalkan akan segera diangkut oleh dinas terkait. Tujuan akhir dari pengangkutan ini adalah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Bekasi. Di sana, sampah-sampah tersebut akan mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca Juga :  Alumni Kampus Banjir Sumatera: Ajukan Dokumen Ijazah Pengganti


Proses pengangkutan ini diharapkan dapat berjalan lancar dan cepat, sehingga Jalan Kembangan Baru dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Selain itu, pembersihan ini juga menjadi langkah penting untuk mencegah potensi masalah kesehatan yang mungkin timbul akibat penumpukan sampah yang terlalu lama.

Kisah di Kembangan ini menjadi pengingat akan berbagai dampak yang ditimbulkan oleh bencana banjir. Selain kerugian materiil dan trauma, masalah sampah pascabanjir juga menjadi tantangan tersendiri yang memerlukan perhatian dan penanganan serius dari berbagai pihak. Kolaborasi antara warga dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan ini agar kehidupan masyarakat dapat segera pulih sepenuhnya.