Kolaborasi Erat: Hansamu Yama dan Rio Fahmi Pindah ke Arema FC, Pererat Hubungan Persija dengan Singo Edan
Musim kompetisi Super League 2025/2026 semakin memanas dengan dinamika perpindahan pemain yang menarik. Kali ini, perhatian tertuju pada kepindahan dua pemain kunci Persija Jakarta, Hansamu Yama Pranata dan Ilham Rio Fahmi, yang resmi bergabung dengan Arema FC dengan status pinjaman. Keputusan ini tidak hanya menjadi sorotan bagi kedua pemain, tetapi juga menandai semakin eratnya jalinan kerja sama antara Persija Jakarta dan Arema FC.
Persija Jakarta telah secara resmi mengumumkan pelepasan Hansamu Yama dan Rio Fahmi di tengah bergulirnya kompetisi. Kepergian kedua pemain ini diungkapkan setelah laga pekan ke-19 Super League 2025/2026 melawan Persita Tangerang. Dalam pernyataan resminya, Persija menjelaskan bahwa perpindahan ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang didasari oleh keinginan untuk memberikan kesempatan dan menit bermain yang lebih memadai bagi kedua pemain tersebut.
Analisis Menurunnya Jam Terbang Pemain
Data dari Transfermarkt menunjukkan bahwa baik Rio Fahmi maupun Hansamu Yama memang mengalami penurunan signifikan dalam hal menit bermain di musim ini. Rio Fahmi, misalnya, baru mencatatkan partisipasi dalam 15 pertandingan, dengan hanya delapan kali tampil sebagai starter. Peluangnya untuk mendapatkan menit bermain semakin menipis seiring dengan kedatangan Bruno Tubarao di awal musim Super League 2025/2026, dan diperparah dengan perekrutan Fajar Fathurrahman di pertengahan musim oleh Persija.
Situasi Hansamu Yama bahkan lebih memprihatinkan. Sepanjang musim ini, ia hanya tampil dalam empat pertandingan, tanpa sekalipun diturunkan sebagai starter. Waktu bermainnya sangat terbatas, bahkan hanya mencapai total 30 menit.
Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, menyampaikan pandangannya mengenai keputusan ini. “Keputusan ini tentu tidak mudah, baik bagi klub maupun bagi Rio dan Yama. Mereka adalah bagian penting dari keluarga Persija. Persija akan selalu menjadi rumah bagi keduanya,” ujar Bambang Pamungkas. Ia menambahkan, “Kami akan terus memantau perkembangan mereka dan berharap mereka bisa kembali dengan pengalaman serta kualitas yang semakin matang.”
Arema FC Sambut Dua Amunisi Baru
Tidak berselang lama setelah pengumuman dari Persija Jakarta, Arema FC dengan sigap mengumumkan kedatangan Hansamu Yama dan Rio Fahmi. Kesepakatan peminjaman kedua pemain hingga akhir musim berhasil dicapai setelah adanya komunikasi intensif dan kesepahaman antara manajemen kedua klub. Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa langkah perekrutan ini murni didasari oleh kebutuhan tim.
“Perekrutan Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata merupakan hasil evaluasi kami bersama jajaran pelatih,” ujar Yusrinal Fitriandi. Ia menambahkan, “Arema FC membutuhkan tambahan kualitas dan kedalaman skuad untuk menghadapi sisa kompetisi, dan kedua pemain ini dinilai sesuai dengan kebutuhan tersebut.”
Jalinan Kerja Sama Antar Klub yang Harmonis
Peminjaman Hansamu Yama dan Rio Fahmi dari Persija ke Arema FC semakin memperkuat sinyal harmonisasi hubungan antara kedua klub. Terlebih lagi, musim ini telah menyaksikan beberapa kesepakatan transfer yang melibatkan empat pemain berbeda antara kedua tim.
Sebelum kedatangan Hansamu dan Rio, Persija dan Arema FC telah menjalin komunikasi dan koordinasi terkait dua pemain lainnya. Pertama adalah Thales Lira, bek asal Brasil yang dipinjam oleh Persija di awal musim. Thales diperkenalkan oleh Persija saat peluncuran tim, yang ironisnya, dilakukan saat Arema FC menjadi lawan tanding. Meskipun ada kabar bahwa ia sempat diminta kembali di pertengahan musim, kesepakatan peminjaman Thales Lira sendiri adalah hingga akhir musim.
Pemain kedua adalah Gustavo Franca. Gelandang serang asal Brasil ini dilepas oleh Persija Jakarta melalui kesepakatan bersama, dan segera bergabung dengan Arema FC untuk putaran kedua Super League 2025/2026.
Dengan demikian, pada musim ini, tercatat empat pemain yang telah berpindah antara Arema FC dan Persija Jakarta, baik sebagai peminjam maupun pemain yang dilepas. Fenomena ini menunjukkan adanya hubungan yang produktif dan saling menguntungkan antara kedua klub. Mengingat bursa transfer masih akan dibuka hingga 6 Februari 2026, bukan tidak mungkin kolaborasi serupa akan terus terjadi, menciptakan dinamika menarik dalam persaingan Super League 2025/2026.

















