Alreinamedia.com – Bintan, Belum lama ini, Event pertandingan sepakbola antar klub dalam ajang bernama Idul Fitri Cup (IFC) diduga telah terjadi insiden pemain melakukan pemukulan kepada seorang wasit yang memimpin jalannya pertandingan.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun awak media baru-baru ini, Dugaan kejadian tersebut pada laga Rasa Sayang Football Club melawan Persatuan Olahraga Sungai Enam (Porse) dalam lanjutan babak semifinal.
Ialah salah satu dari pemain kesebelasan Porse di lokasi lapangan sepakbola sekitaran Sungai Enam darat hingga viral di Media Sosial (Medsos). Jika merujuk pada Pakta Integritas ada sejumlah point diantaranya adalah :
° Apabila terdapat pemain yang melakukan tindak kekerasan bahkan pemukulan maka pemain & tim tersebut akan didiskualifikasi.
° Selain tidak bisa bermain di semua Turnamen, Proses hukum tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.
” Pasti akan kita buatkan (Sanksi), Setelah kegiatan selesai, Ada Statuta dari PSSI. Dapat laporan dari Panpel IFC sehingga baru kami tindaklanjuti, ” Ujar Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Bintan, Arwan alias Akim ketika dimintai tanggapannya.
Di tempat terpisah, Alamsyah, S.Sos selaku Lurah Sei Enam respon cepat ketika ditanya perihal yang sama khususnya mengenai kapan pelaksanaan babak Final dapat digelar. Ia juga tengah menunggu informasi dari Panitia serta sampai dengan besok hari masih belum ada kejelasan, (Alek Juve).

















