
Alreinamedia. Batam. (16/12/18). Pelabuhan Batu Ampar terpantau tingkat intensitas mudik Natalan sudah mulai meningkat. Sabtu (15/12).
Staf Kanpel laut BP Batam Rianto menjelaskan bahwa dalam pengawasan di pelabuhan kantor pelabuhan sejauh ini bekerja sama dengan instansi pemerintah yang terkait, diantaranya dari TNI AL, Ditpam, Karantina kesehatan, Bea Cukai dan petugas lainya.
Pantauan Saat ini dalam jelang Natal dan tahun baru KM. Kelud dalam keberangkatan maupun kedatangan jelas Rianto masih baik – baik saja.
Pelabuhan Batu Ampar yang ada Saat ini adalah pelabuhan bongkar muat barang untuk menjadi pelabuhan penumpang rasanya kurang tepat jelas Rianto dengan alasan disaat aktivitas KM. Kelud naik dan turunkan penumpang di situ juga ada aktivitas bongkar muat barang sehingga sedikit rasa aman penumpang terganggu. Pada dasarnya tugas Kanpel itu pokus pada sefty pada penumpang, agar kedua – duanya dapat berjalan.
Selanjutnya untuk lalu lintas di laut pihak Kanpel saat ini telah memantau perkembangan di laut dengan kondisi aman – aman saja. Sebelum sandar kapal pihak Pelni sebelumnya kordinasi terlebih dahulu pada pihak Kanpel, alur aman atau tidak untuk sandar kapal. Dari kantor pelabuhan laut BP Batam standar operasional pelaksanaan kegiatan sebelum sandar kapal terlebih dahulu mengadakan rapat untuk evaluasi kerja apa saja yang sudah di kerjakan dan yang belum di lakukan jelas Rianto.
Harapannya bagi penumpang jelang Natal dan tahun baru untuk keberangkatan harus segera memasuki pelabuhan agar tidak menumpuk di luar sehingga aktivitas keberangkatan dapat berjalan dengan lancar dan aman. Untuk jumlah penumpang sandar dari Medan – Batam sejumlah 1033 orang dan keberangkatan dengan tujuan Batam – Tanjung Priok Jakarta sejumlah 950 orang data ini di peroleh dari Pelni yang diberikan kepada Kanpel. (Ramadan)
















