Bisnis

Investasi Raksasa Ban Radial Tiongkok: Sailun Rp 3,7 T di Demak

×

Investasi Raksasa Ban Radial Tiongkok: Sailun Rp 3,7 T di Demak

Sebarkan artikel ini

Investasi Besar Pabrik Ban Radial Sailun di Demak: Ekspansi Global Manufaktur China

Industri manufaktur asal China terus menunjukkan geliat ekspansinya di kancah global, termasuk di sektor pendukung otomotif. Salah satu bukti nyata adalah kehadiran pabrik ban radial terpadu yang dibangun oleh Sailun Group di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Dengan investasi fantastis senilai 251 juta dolar AS, pabrik ini menandai langkah strategis Sailun dalam memperkuat posisinya di pasar ban dunia, sekaligus melayani kebutuhan pasar domestik Indonesia dan regional Asia.

Pabrik yang berlokasi di kawasan Sayung, Demak ini, direncanakan mulai dibangun pada September 2024 dan dijadwalkan akan mulai beroperasi pada Mei 2025. Fokus utama produksi pabrik ini adalah ban radial, yang dipilih karena perusahaan memandang tren ke depan akan lebih mengunggulkan jenis ban ini dibandingkan ban bias. Alasan pemilihan ban radial didasari pada keunggulan efisiensi dan daya tahan (endurance) yang lebih baik jika dibandingkan dengan ban bias.

Fasilitas Canggih dan Jangkauan Pasar Luas

Pabrik di Demak ini dirancang sebagai sebuah smart factory, yang mengintegrasikan teknologi modern dalam proses produksinya. Keberadaannya menjadi bagian integral dari rantai pasok global Sailun di industri ban dunia. Selain untuk memenuhi permintaan pasar lokal Indonesia, pabrik ini juga akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar di kawasan regional.

Mr. Gao Guo Qiang, General Manager Asia Region PT Sailun Tire Indonesia, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Kabupaten Demak didasari oleh pertimbangan strategis untuk meningkatkan stabilitas pasokan dan memperpendek waktu pengiriman. “Pabrik ini dibangun September 2024 dan ban produksi pertama di Mei 2025. Satu satunya pabrik yang realisasikan produk ban radial secara lokal,” ungkapnya pada Sabtu, 17 Januari 2026. Ia menambahkan, produksi di Indonesia juga memungkinkan jangkauan pasar yang lebih luas di kawasan regional.

Baca Juga :  Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 1 Juta

Lebih lanjut, Mr. Gao menyatakan, “Pabrik kami di Indonesia menjadi bagian rantai pasok global dengan membangun tim yang kuat dan jalinan kerjasama dengan diler. Kami juga akan bangun pusat layanan ban kendaraan penumpang dan truk di Indonesia.” Komitmen ini menunjukkan keseriusan Sailun dalam membangun ekosistem bisnis yang komprehensif di Indonesia, tidak hanya sebagai produsen tetapi juga sebagai penyedia layanan purna jual.

Produk Ban Radial untuk Berbagai Segmen

Direktur PT Sailun Tire Indonesia, Eko Suprihatin, memaparkan bahwa pabrik Sailun di Demak akan memproduksi ban untuk berbagai jenis kendaraan. Ini mencakup kendaraan penumpang, kendaraan niaga seperti bus dan truk, hingga ban khusus untuk kebutuhan sektor pertambangan dan perkebunan, serta industri.

Produk yang akan dihasilkan meliputi:

  • Ban Radial untuk Truk (TBR): Dirancang untuk daya tahan dan performa optimal pada kendaraan niaga berat.
  • Ban Radial untuk Kendaraan Penumpang (PCR): Menawarkan kenyamanan, stabilitas, dan efisiensi bahan bakar untuk mobil pribadi.
  • Ban untuk Kebutuhan Khusus (OTR): Termasuk ban untuk alat berat di sektor pertambangan, perkebunan, dan konstruksi.
  • Ban Dalam dan Flap: Komponen pendukung penting untuk berbagai jenis ban.

Eko Suprihatin menekankan bahwa ban yang diproduksi di Demak akan memiliki daya tahan, stabilitas, dan kenyamanan yang mampu bersaing dengan merek-merek premium di pasar.

Baca Juga :  Li Claudia Chandra Sebut Kemudahan Perizinan Mampu Tingkatkan Gairah Investasi di Batam

Kapasitas Produksi dan Merek yang Ditawarkan

Pada fase awal operasinya, pabrik Sailun Indonesia memiliki kapasitas produksi sebesar 1,5 juta unit ban per tahun. Perusahaan akan memasarkan produknya di Indonesia melalui tiga merek utama, yaitu:

  1. Sailun
  2. RoadX
  3. Blackhawk

Untuk segmen ban khusus pertambangan dan perkebunan, Sailun akan menggunakan merek Maxam.

Jaringan Pemasaran yang Luas

Dalam upaya menjangkau pasar yang luas, Sailun Indonesia akan mengandalkan jaringan distributor sebagai ujung tombak pemasarannya. Jangkauan distribusi direncanakan meliputi seluruh Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku. Pemasaran akan dikelola melalui delapan region yang terbagi atas puluhan distributor, memastikan ketersediaan produk di berbagai wilayah strategis.

Sailun: Pemain Global di Industri Ban Dunia

Perlu diketahui, Sailun Group didirikan di Tiongkok pada tahun 2002. Dalam perjalanannya, perusahaan ini mengalami pertumbuhan pesat. Pada tahun 2023, berdasarkan riset dari Brand Finance, Sailun berhasil menempatkan dirinya sebagai salah satu dari 10 produsen ban terbesar di dunia.

Saat ini, Sailun mengoperasikan sembilan pabrik di berbagai negara dan telah menjangkau pasar di 180 negara. Ambisi ekspansi global perusahaan tidak berhenti di sini, karena direncanakan akan mendirikan tiga pabrik baru di masa mendatang. Salah satu rencana ekspansi tersebut adalah menjalin kerjasama dengan pemerintah Mesir untuk mengembangkan jaringan pasar di negara tersebut. Sementara itu, pusat riset dan pengembangan Sailun sendiri terpusat di Eropa, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap inovasi teknologi ban global.