Berita Utama

Jogja: Senapati Nusantara Tentukan Arah Tosan Aji

×

Jogja: Senapati Nusantara Tentukan Arah Tosan Aji

Sebarkan artikel ini

Memperkuat Akar Budaya: Rapat Kerja Agung Senapati Nusantara Formulasikan Arah Strategis Pelestarian Tosan Aji


Pendapa Kridha Manunggal Budaya di Sleman menjadi saksi bisu gelaran Rapat Kerja Agung (RKA) Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji Nusantara (Senapati Nusantara) pada Minggu, 18 Januari. Forum akbar ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah medan strategis untuk merumuskan arah masa depan pelestarian Tosan Aji Nusantara, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Sekretaris Jenderal Senapati Nusantara, Hasto Kristiyanto, dalam pidatonya menekankan bahwa makna pelestarian Tosan Aji jauh melampaui sekadar perawatan fisik benda-benda pusaka. Menurutnya, pelestarian adalah sebuah proses evolusioner yang tak terpisahkan dari perjalanan nilai-nilai luhur, praktik kehidupan, dan pembentukan karakter manusia Nusantara.

“Kisah ini sangat relevan dengan Tosan Aji. Sebab, jalan seorang ksatria adalah jalan yang penuh dengan tempaan lahir batin, di mana ilmu diperoleh melalui laku dan tindakan nyata,” ujar Hasto dalam sebuah keterangan tertulis. Ia menggarisbawahi bahwa esensi Tosan Aji terletak pada nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yang harus dihidupi dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

Hasto melanjutkan, gagasan pendirian Senapati Nusantara berakar kuat pada visi besar Bung Karno mengenai bangsa yang memiliki kepribadian kuat dalam bingkai kebudayaan. Prinsip ini menjadi landasan kokoh bagi upaya menjaga agar tradisi Nusantara, termasuk Tosan Aji, tidak hanya bertahan, tetapi juga terus berkembang dan beradaptasi di tengah dinamika zaman yang terus berubah.

Baca Juga :  Sebanyak 2.014 Gram Sabu Dimusnahkan BNN Provinsi Kepri

Lebih lanjut, Hasto dengan tegas menolak pandangan yang mencoba memisahkan antara pelestarian dan pengembangan. Ia berpendapat bahwa justru di dalam proses pelestarian itulah terkandung unsur pengembangan yang menjadi kunci keberlanjutan, baik bagi organisasi maupun bagi bangsa secara keseluruhan. “Di dalam pelestarian itu ada sense of development,” tegasnya, menyiratkan bahwa pelestarian yang dinamis akan mendorong inovasi dan relevansi.

RKA: Wadah Persatuan Gagasan dan Penguatan Visi

Ketua Panitia RKA Senapati Nusantara, Nurjianto, menegaskan bahwa RKA memiliki bobot yang lebih dari sekadar agenda tahunan organisasi. Forum ini adalah ruang musyawarah yang vital untuk menyatukan berbagai gagasan dari seluruh penjuru negeri, serta menyelaraskan visi bersama dalam upaya pelestarian Tosan Aji Nusantara di kancah nasional.

“Di sini semangat perserikatan diuji dan diperkuat agar Senapati Nusantara tetap kokoh, solid, dan mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat serta bangsa,” ujar Nurjianto, menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergi dalam mencapai tujuan.

Pertemuan akbar ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, menunjukkan tingginya perhatian terhadap pelestarian warisan budaya. Di antara para hadirin adalah:

  • Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, yang secara langsung memberikan dukungan dan apresiasi.
  • Perwakilan dari Keraton Yogyakarta, yang merupakan penjaga tradisi dan sejarah bangsa.
  • Sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi, menandakan jangkauan luas gerakan pelestarian ini.
  • Perwakilan Kedutaan Besar Jepang, menunjukkan adanya ketertarikan internasional terhadap kekayaan budaya Indonesia.
  • Para empu dan budayawan pelestari Tosan Aji dari berbagai daerah, yang merupakan garda terdepan dalam menjaga kelestarian warisan ini.
Baca Juga :  Primbon Jawa: Arti Kelahiran 24 Agustus 2000 Berdasarkan Wuku dan Weton

Lebih dari Sekadar Pertemuan: Pagelaran Budaya dan Bursa Tosan Aji

Kegiatan RKA tidak hanya diisi dengan agenda formal persidangan. Untuk memperkaya pengalaman dan memberikan apresiasi yang lebih luas, acara ini juga dirangkai dengan serangkaian kegiatan pendukung yang menarik, antara lain:

  • Pagelaran Budaya: Pertunjukan seni dan budaya yang menampilkan kekayaan tradisi Nusantara, memberikan gambaran nyata tentang keindahan dan nilai-nilai yang terkandung dalam warisan budaya.
  • Bursa Tosan Aji: Pameran dan bursa yang mempertemukan para kolektor, pecinta, dan pengrajin Tosan Aji. Ini menjadi ajang untuk melihat langsung berbagai jenis pusaka, bertukar informasi, serta mendukung para empu dan pengrajin dalam mengembangkan karya mereka.

Melalui Rapat Kerja Agung ini, Senapati Nusantara bertekad untuk tidak hanya menjaga Tosan Aji sebagai artefak masa lalu, tetapi menjadikannya sebagai sumber inspirasi dan penguat identitas bangsa di masa kini dan masa depan. Semangat kolaborasi dan visi yang selaras menjadi kunci untuk memastikan bahwa warisan berharga ini terus hidup, bermakna, dan lestari.