Breaking News

Kecelakaan Maut Tol Ngawi-Kertosono: Bus Mila Sejahtera Tabrak Tronton, 12 Luka

×

Kecelakaan Maut Tol Ngawi-Kertosono: Bus Mila Sejahtera Tabrak Tronton, 12 Luka

Sebarkan artikel ini

Bus Mila Sejahtera Tabrak Truk Tronton di Tol Ngawi-Kertosono: Belasan Penumpang Luka-Luka

Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas kembali mengguncang Jawa Timur, melibatkan sebuah bus antarkota antarprovinsi dengan sebuah truk tronton. Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu, 31 Januari dini hari, di Kilometer 594/B Ruas Tol Ngawi – Kertosono. Bus PO Mila Sejahtera dilaporkan menabrak bagian belakang truk tronton yang sedang melaju di depannya.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, belasan penumpang bus dilaporkan mengalami luka-luka, baik ringan maupun berat. Bus yang terlibat dalam insiden ini memiliki nomor polisi N 7112 UR dan dikemudikan oleh seorang pria berusia 35 tahun berinisial AK, yang merupakan warga Probolinggo, Jawa Timur. Sementara itu, truk tronton yang mengangkut muatan pupuk dikemudikan oleh RF, seorang pria berusia 41 tahun asal Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Kecelakaan ini sempat menimbulkan dampak signifikan terhadap kelancaran arus lalu lintas di sekitar Desa Sukowidi, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan.

Kronologi dan Dugaan Penyebab Kecelakaan

Menurut keterangan dari General Manager Teknik dan Operasi PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri, Saktia L. Dianasari, kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.11 WIB. Kedua kendaraan, baik bus maupun truk tronton, diketahui sedang melaju dari arah timur menuju barat, menempati lajur pertama.

Baca Juga :  ATR 42 Hilang Kontak di Maros: 11 Penumpang Teridentifikasi

“Bus menabrak bagian belakang truk tronton yang melaju di depannya. Dugaan sementara, pengemudi bus mengalami kelelahan atau mengantuk,” jelas Saktia. Kejadian ini menyebabkan lajur pertama dan bahu luar jalan tol harus ditutup sementara untuk proses penanganan.

Penanganan Darurat dan Evakuasi Korban

Menanggapi insiden tersebut, tim gabungan segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Tim Mobile Customer Service PT JNK, tim penyelamat (rescue), unit derek, ambulans, serta patroli jalan raya (PJR) dikerahkan untuk melakukan pengamanan, proses evakuasi, dan pengaturan lalu lintas.

Saktia menambahkan bahwa tidak ada kerusakan pada aset jalan tol akibat kejadian ini. Setelah kedua kendaraan berhasil dievakuasi, kondisi ruas Tol Ngawi – Kertosono dilaporkan berangsur normal.

Identifikasi Korban dan Penanganan Medis

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Magetan, AKP Ade Andini, menjelaskan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian. Bus Mila Sejahtera yang melaju dari arah timur ke barat, pada saat yang bersamaan, terdapat truk yang berada tepat di depannya.

“Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga pengemudi Bus Mila Sejahtera kurang antisipasi dan jaga jarak,” ujar AKP Ade. Akibatnya, tabrakan antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari.

Baca Juga :  Longsor Cisarua: 7 Marinir Ditemukan, 16 Masih Hilang

Total terdapat 12 penumpang bus yang menjadi korban dalam insiden ini. Rinciannya, satu orang penumpang dilaporkan mengalami luka berat, sementara 11 penumpang lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban segera dievakuasi menuju rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

  • Korban Luka Berat: 1 orang
  • Korban Luka Ringan: 11 orang

Seluruh korban segera dilarikan ke dua fasilitas kesehatan berbeda untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan:
* RSUD Ngawi
* RSUD dr. Soedono Madiun

Tindakan Kepolisian di Lokasi Kejadian

Petugas kepolisian dari Polres Magetan juga segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan. Tindakan yang dilakukan meliputi:

  • Mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
  • Memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban ke rumah sakit.
  • Meminta keterangan dari para saksi mata yang berada di lokasi.

“Perkembangan selanjutnya akan kami laporkan,” pungkas AKP Ade, menegaskan komitmen kepolisian dalam menangani kasus ini secara tuntas. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan ini dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.