Alreinamedia.com- Natuna, Jelang pemilu serentak 14 Februari 2024, Ketua Dewan Mahasiswa (Dema ) mengajak seluruh mahasiswa yang berada di Kabupaten Natuna, untuk bisa menolak politisasi kampus dan politik indentitas, sebab hal tersebut bisa merusak demokrasi yang ada di Indonesia.
Rosa Saputra selaku Ketua Dewan Mahasiswa saat dikonfirmasi oleh awak media ini Selasa (6/2/24) menuturkan bahwa politisasi kampus dan politik Indentitas jelang beberapa hari lagi, menuju 14 Februari 2024 mesti kita tolak. Sebab bisa merusak Pesta Demokrasi yang sedang berjalan di Indonesia.
“Kita ingin Pemilu damai aman dan jauh dari kecurangan, maka dari itu, saya selaku ketua Dewan mahasiswa STAI, mengajak seluruh mahasiswa serta adik-adik pemilih pemula,yang saat ini mengenyam pendidikan di tingkat SLTA/MA, untuk bisa mengantarkan pesta demokarasi ini, kejalan yang benar secara UUD, Yaitu menolak politisasi dan politik Indentitas ujar Rosa
Selanjutnya rosa juga menuturkan bahwa Penggunaan politik identitas telah dilarang dalam pasal 280 ayat 1 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pemilu. Di situ diatur tentang pelaksanaan kampanye yang tak boleh menggunakan pendekatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Maka dari itu ayo kita sama-sama jaga pemilu ini dengan benar,agar kedepan pemilu yang akan terlaksana pada tgl 14 Februari 2024 ini bias berjalan dengan baik jujur,adil dan Transparan Pungkas Rosa (Arizki)
Redaktur: Win

















