Alreinamedia.com, Natuna– Goyangnya keuangan daerah Kabupaten Natuna pada tahun 2022, membuat DPRD Natuna tidak bisa berbicara banyak.
DPRD Natuna yang merupakan perpanjangan tangan suara masyarakat, sudah seharusnya mewanti-wanti keadaan yang terjadi pada saat ini, apalagi saat ini akan memasuki Bulan kemenangan, tak seharusnya para perwakilan rakyat membiarkan akan keadaan para tenaga kerja harian lepas, hingga pihak ketiga tak menerima upah hingga memasuki lebaran.
Daeng Amhar selaku ketua DPRD Natuna saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon Senin (25/4/22) tidak bisa berbicara banyak saat dihubungi oleh awak media ini, Ia hanya menyebutkan hingga sekarang ini, belum menyurati pemerintah daerah akan realisasi keungan Daerah pada triwulan 1 ungkap Amhar
“Nanti setelah lebaran, kita akan adakan rapat, setelah data semua kita dapatkan, barulah nanti kita bisa mengetahui secara jelas Anggaran mana saja yang sudah didapatkan Pemerintah Daerah dan kemana saja dana itu disalurkan terang Daeng amhar Kembali.
Terpisah Erwan haryadi selaku Ketua komisi III DPRD Saat dikonfirmasi (25/4/22) juga tidak bisa berbicara banyak, akan keadaan kondisi keungan daerah pada saat ini, sebab beliau mengatakan hingga saat ini, beliau menjabat sebagai Ketua Komisi III, belum pernah melakukan rapat internal kepada Pihak Keuangan dan Tim TAPD Natuna jadi beliau belum bisa menjabarkan secara detail apa yang terjadi Tegas Iwan sapaan Erwan Haryadi
Berdasrkan data yang diperoleh oleh awak media ini, dari awal tahun 2022 hingga dibulan maret, hanya Dana Alokasi umum saja dana yang tersalurkan oleh Pemerintah pusat kepada Daerah Natuna, yang mana peruntukannya hanya untuk kegaiatan rutin dan pembayaran gaji, lalu bagaimna bisa diawal bulan maret masih ada kegiatan berupa proyek-proyek pihak 3 pada tahun 2021 yang dicairkan oleh Pemerintah Natuna, sehingga melantarkan kegiatan yang berjalan pada tahun 2022 ? (Ari)

















