Alreinamedia.com-Natuna,Kehadiran Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Marzuki, S.H., dalam agenda Reses Masa Sidang Ke-III Tahun Sidang 2025–2026 di Desa Tanjung Kumbik Utara, Kecamatan Pulau Tiga Barat, membawa optimisme baru bagi masyarakat pesisir.
Mengawali rangkaian reses pada Sabtu, 8 Agustus 2026, Marzuki yang merupakan anggota DPRD Kepri dari Daerah Pemilihan (Dapil) Natuna–Anambas turun langsung menemui masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di daerah tersebut.
Kehadiran Marzuki mendapat sambutan hangat dari warga serta apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Pulau Tiga Barat. Camat Pulau Tiga Barat, Nico Lukmana, menilai reses anggota DPRD provinsi merupakan momentum penting untuk menyampaikan kebutuhan masyarakat yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam program pemerintah.
“Kami sangat mengapresiasi terlaksananya reses ini. Kehadiran anggota DPRD Provinsi Kepri menjadi jembatan penting untuk menyerap aspirasi masyarakat yang selama ini luput dari rencana program pemerintah,” ujar Nico.
Marzuki menjelaskan, rangkaian reses akan berlangsung hingga 20 Agustus 2026 dan dilaksanakan di delapan titik. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat untuk mendengar secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus menjaring usulan pembangunan.
Meski dirinya berada di Komisi II DPRD Kepri yang membidangi perekonomian, keuangan, dan sumber daya, Marzuki menegaskan seluruh aspirasi masyarakat tetap akan diterima. Usulan tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, kebutuhan sosial kemasyarakatan, hingga program pemberdayaan.
“Karena pada akhirnya, hal ini akan tetap kita sampaikan pada rapat paripurna di DPRD Provinsi Kepri,” tegas Marzuki.
Sikap tersebut turut mengubah pandangan sebagian masyarakat yang sebelumnya pesimis terhadap efektivitas reses DPRD provinsi. Muslim, salah seorang tokoh masyarakat Tanjung Kumbik Utara, mengaku kini lebih optimistis setelah mendengarkan langsung komitmen Marzuki dalam memperjuangkan aspirasi warga.
”Sebelumnya kami merasa pesimis dengan adanya reses dari DPRD Provinsi Kepri. Namun dengan kehadiran Pak Marzuki, kami optimis apa yang disampaikan dalam reses ini akan benar-benar diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) beliau,” ungkap Muslim
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat turut menyampaikan sejumlah kebutuhan, salah satunya usulan pembangunan rumah kaum ibu yang diharapkan dapat menjadi tempat pelaksanaan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Marzuki meminta masyarakat melengkapi setiap usulan pembangunan dengan proposal resmi. Menurutnya, dokumen tersebut penting sebagai dasar dalam memperjuangkan program melalui pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.
Proposal yang lengkap nantinya dapat menjadi bahan pengusulan program dalam perencanaan pembangunan daerah, termasuk untuk diperjuangkan melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kepri Tahun 2027.
Bagi masyarakat Tanjung Kumbik Utara, reses kali ini tidak sekadar menjadi ruang pertemuan dengan wakil rakyat. Kehadiran Marzuki membuka harapan baru bahwa aspirasi pembangunan di wilayah pesisir dapat disampaikan secara langsung dan diperjuangkan hingga ke tingkat provinsi. (Arizki)

















