Berita

Klarifikasi Siswi SMP Lombok Timur Soal Komentar MBG Viral

×

Klarifikasi Siswi SMP Lombok Timur Soal Komentar MBG Viral

Sebarkan artikel ini

Tiga Siswi SMP di Lombok Timur Minta Maaf Atas Video Komentar Viral

Tiga siswi SMP di Lombok Timur akhirnya memberikan klarifikasi atas komentar kasar mereka terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang viral di media sosial. Dalam video yang diunggah, salah satu dari mereka, Al, menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan menjelaskan bahwa perbuatannya tidak mencerminkan sikap yang baik.

“Dengan kerendahan hati, kami ingin menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf atas video yang beredar,” ujarnya dalam video tersebut. Ia menyesali tindakannya dan mengakui bahwa perbuatan itu merupakan kesalahan.

Al menyadari bahwa dampak negatif dari tindakannya bisa merugikan dirinya sendiri, keluarga, teman-temannya, serta nama baik sekolah. “Tindakan kami tersebut tidak mencerminkan perilaku yang diajarkan kami di sekolah,” tambahnya.

Selain itu, ketiga siswi ini juga meminta maaf kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), karena dalam video tersebut mereka mengkritik MBG yang akan disantap. “Mohon maaf kepada bapak presiden Prabowo Subianto, terhadap orang tua dan seluruh masyarakat atas yang terjadi ini,” pintanya.

Baca Juga :  Olahraga dan Omega-3: Kunci Kuatkan Imun dan Jaga Kesehatan Gigi

Mereka berharap masyarakat dapat menerima permintaan maaf melalui video tersebut. Selain itu, Al menyatakan bahwa kejadian ini akan menjadi pelajaran berharga bagi dirinya. “Ini kami jadikan pelajaran berharga dan kami akan lebih berhati-hati dalam bertindak dengan menggunakan medsos di masa depan dan kami berjanji tidak akan mengulanginya kembali,” katanya.

Kronologi Kejadian

Video yang menampilkan dua siswi SMP di Lombok Timur mengomentari menu makan bergizi gratis (MBG) viral di media sosial. Dalam video berdurasi 23 detik tersebut, terdengar kata-kata tidak pantas saat mereka hendak menyantap menu MBG.

Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Terara, Muhammad Zaini, menjelaskan bahwa video tersebut direkam oleh siswinya hanya untuk iseng-iseng. Namun, video tersebut kemudian diunggah oleh pihak luar, sehingga menjadi viral.

Baca Juga :  BP Batam Prioritaskan Hak Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City

“Kejadian ini kan insidentil, tidak terencana, yang mengunggah video ini orang luar sehingga menjadi viral,” jelas Zaini pada Jumat (10/10/2025).

Zaini menegaskan bahwa pihak sekolah akan melakukan pembinaan terhadap siswi-siswi tersebut dan tetap memberikan sanksi sesuai aturan. “Yang jelas kami dari pihak sekolah tidak akan mengeluarkan anak tersebut, kalaupun siswi kami di sini merasa terbeban oleh bully teman-temanya di sini, kami akan carikan sekolah yang lain, tetapi kalau mereka masih bisa di sini, kami berikan pendampingan dan pembinaan,” tambahnya.

Menurut Zaini, siswi yang ada dalam video tersebut mengalami kendala di rumah. “Mereka ini memang anak-anak yang broken home, sehingga kami akan berikan atensi khusus, kalau menurut saya mereka hanya mencari perhatian saja,” pungkasnya.