BeritaLingga

Warga Pertanyakan Pasar Rakyat di Pancur Menelan Anggaran 2 Miliar

×

Warga Pertanyakan Pasar Rakyat di Pancur Menelan Anggaran 2 Miliar

Sebarkan artikel ini
Pasar Rakyat Senilai Rp 2 Milyar Terbengkalai di Pancur Kab Lingga (Foto : Istimewa)
LINGGA,ALREINAMEDIA.COM-Pembangunan Pasar Rakyat di Kelurahan Pancur, Kab Lingga, Menuai kontroversi karena warga mulai mempertanyakan penggunaan dana sebesar 2 miliar rupiah untuk proyek tersebut.
Diskusi mengenai besarannya anggaran ini mencuat di sejumlah tempat di Daek pada Jumat (28/6).

Sebuah sumber yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan keprihatinannya terhadap pembangunan pasar baru di Kelurahan Pancur yang menghabiskan dana sekitar Rp 2 Miliar.

Menurut sumber yang sama perbandingan harga material pada saat itu jauh lebih rendah dibandingkan dengan saat ini Masyarakat merasa bahwa pembangunan pasar ini terkesan terburu-buru.

“Anggaran sebesar Rp 2 Miliar untuk pembangunan pasar di Kelurahan Pancur terasa tidak masuk akal.

Banyak yang curiga ada penyelewengan anggaran dalam proyek ini,” kata seorang pria paruh baya di kedai dekat pasar.

Baca Juga :  Penyelundupan Sparepart Harley Davidson: Fokus Pada Pihak PT APS

Masyarakat mengharapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan untuk mengusut dugaan penyelewengan anggaran pembangunan pasar di Kelurahan Pancur, Kabupaten Lingga.

Sebelumnya, tidak ada pemeriksaan KPK di Kabupaten Lingga, sehingga beberapa pejabat merasa bekerja tanpa pengawasan yang ketat. Hal ini dianggap sebagai pemborosan uang rakyat yang menghambat pemulihan ekonomi.

Selain Pasar di Pancur, beberapa pasar lain yang dibangun dengan dana miliaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) juga mengalami nasib serupa. Pasar di Kelurahan Pancur, Kampung Cina Daek, Senayang, dan Pulau Duyung juga tidak beroperasi.

“Pada pasar Senayang, seorang pengusaha menggunakan tempat itu untuk menyimpan barang dagangannya sendiri.

Jika pasar mengalami kerusakan, siapa yang bertanggung jawab untuk memperbaikinya? Dan uang sewa dari pasar yang tidak beroperasi tersebut kemana?” tanya seorang warga setempat.

Baca Juga :  Siap-siap, Kejutan Maha Dahsyat Pemekaran di Bintan Timur

Upaya untuk mengonfirmasi laporan ini dengan pihak terkait masih dalam proses.

Editor: Feryanda