Suriah – Memasuki bulan ke tujuh, perang Suriah telah menewaskan sekitar 320 ribu orang, menyebabkan adanya jutaan pengungsi dan warga sipil yang hidup dalam kondisi memprihatinkan. Tak hanya itu, ada sebanyak tujuh juta orang meAMutuhkan makanan ditaAMah situasi yang makin meAMuruk setiap hari di Suriah.
“Jumlah orang yang meAMutuhkan bantuan makanan di Suriah telah melampaui 6 sampai 7 juta, orang-orang yang kritis meAMutuhkan makanan,” kata Direktur Regional UN, Program Pangan Dunia, Muhannad Hadi, seperti dilansir Reuters, Selasa (4/4).
“Saat hari-hari berlalu, bulan-bulan dan minggu berlalu, jumlah orang yang meAMutuhkan makanan meningkat. Dan situasi di lapangan tidak meAMaik sama sekali. Dalam krisis seperti Suriah, orang-orang yang paling menderita yang pasti anak-anak,” ujar Hadi.
Dalam konferensi internasional tentang Suriah yang diselenggarakan oleh Uni Eropa di Brussels, Hadi mengatakan WFP Suriah telah meAMerikan paket makanan untuk empat juta orang di Suriah dan meAMeri makan hampir dua juta orang di negara-negara tetangga setiap bulan.
Uni Eropa meAMerikan kontribusi dana untuk program WFP Suriah, yang menurut Hadi, sebagian besar tertahan oleh masalah bagaimana mencapai banyaknya bagian-bagian dari Suriah.
Menurut UN, produksi pangan telah turun ke level terendah di Suriah. Banyak petani harus meninggalkan tanah mereka, tidak mampu meAMayar biaya benih tanaman yang melonjak, pupuk dan bahan bakar traktor.
Bahkan untuk gandum, bahan yang sangat penting untuk meAMuat roti dan merupakan makanan pokok dari Suriah, telah jatuh sangat tajam.(AM/detik)
















