Berita

Kronologi Pria Tahan 2 Anak Kandung di Pasar Rebo Jaktim

×

Kronologi Pria Tahan 2 Anak Kandung di Pasar Rebo Jaktim

Sebarkan artikel ini

Peristiwa di Ruko Fotokopi: Pria Diduga Alami Gangguan Kejiwaan

Seorang pria berinisial RH (40) sempat membuat heboh warga sekitar di Jalan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Jumat (17/10/2025). Awalnya, kejadian ini menimbulkan dugaan bahwa RH menyandera dua anaknya di dalam ruko fotokopi yang menjadi tempat kejadian.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula dari curhatan RH yang ditulis di secarik kertas. Ia kemudian menempelkannya di kaca dan dinding ruko fotokopi, sehingga menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas. Namun, hingga saat ini belum ada bukti jelas bahwa RH benar-benar menyandera anak-anaknya.

Dadang, seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa RH hanya mengamuk di dalam ruko tersebut. “Saya tidak tahu apa yang dia tulis, tapi dia memang sedang ada masalah,” ujarnya.

Menurut Dadang, karena kejadian tersebut menarik banyak perhatian, RH meminta warga untuk pergi. Namun, warga tetap berkumpul dan menanyakan apa yang sedang terjadi. Akibatnya, emosi RH memuncak, dan ia melemparkan kaca menggunakan besi. Tujuannya mungkin agar warga menjauh.

Baca Juga :  14 Obat Alami Atasi Eksim Kering, Kulit Nyaman Seketika

“Tapi ibu-ibu ini mengira RH gila, apalagi anaknya menangis setelah kaca dilempar,” tambahnya.

Dari situ, banyak warga berasumsi bahwa RH tengah menyandera dua anaknya di dalam ruko. Tak lama setelah itu, petugas pemadam kebakaran (Damkar) datang ke lokasi. RH marah karena ingin melindungi anaknya agar tidak dibawa oleh petugas.

“Enggak tahu siapa yang memanggil Damkar, tapi mungkin ada warga, karena sekarang apa-apa kan Damkar,” ujar Dadang.

Berdasarkan penjelasan Ketua RT setempat, Rosdi, RH diduga mengalami halusinasi berat dan gangguan kejiwaan. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur.

Peristiwa ini berlangsung sekitar pukul 08.35 WIB dan membuat warga merasa panik karena takut dua anak kandung RH akan terluka.

Tindakan yang Diambil oleh Petugas

Setelah petugas Damkar tiba di lokasi, mereka mencoba untuk menenangkan RH dan memastikan keselamatan semua pihak. Meski awalnya RH menolak, akhirnya petugas berhasil membujuknya untuk membuka pintu ruko dan menyerahkan anak-anaknya.

Baca Juga :  PSM Makassar Berpeluang Perlebar Gap Poin

Menurut informasi yang diperoleh, anak-anak RH tidak mengalami cedera fisik. Mereka hanya terkejut dan takut karena kejadian yang terjadi.

Petugas juga memberikan dukungan psikologis kepada RH dan keluarganya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa RH mendapatkan perlakuan yang tepat dan dapat kembali stabil secara mental.

Kesimpulan

Peristiwa di ruko fotokopi Jalan Kalisari menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya mengenali tanda-tanda gangguan kejiwaan dan memberikan dukungan yang tepat kepada orang-orang yang sedang mengalami kesulitan.

Selain itu, kejadian ini juga menunjukkan betapa pentingnya komunikasi antara warga dan pihak berwenang dalam menghadapi situasi darurat. Dengan adanya koordinasi yang baik, risiko terjadinya konflik atau bahaya bisa diminimalkan.

Masyarakat diharapkan tetap waspada dan tidak mudah terpancing emosi saat menghadapi situasi yang tidak biasa. Dengan kesadaran dan tanggung jawab bersama, masyarakat bisa saling melindungi dan menjaga keamanan lingkungan sekitar.