Berita Utama

Lisdyarita Jajaki Bantuan Keraton Solo untuk Ponorogo Bersama PB XIV Purboyo

×

Lisdyarita Jajaki Bantuan Keraton Solo untuk Ponorogo Bersama PB XIV Purboyo

Sebarkan artikel ini

Penguatan Hubungan Historis dan Emosional: Ponorogo dan Keraton Surakarta Jalin Sinergi Baru

Kabupaten Ponorogo dan Keraton Surakarta memiliki ikatan historis dan emosional yang mendalam, sebuah kedekatan yang semakin diperkuat melalui kunjungan Sri Susuhunan Pakubuwono XIV Purboyo ke Ponorogo. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyambut hangat kehadiran tamu agung tersebut, menegaskan kembali jalinan persaudaraan yang telah terentang sejak lama antara kedua wilayah.

Lisdyarita mengungkapkan rasa terima kasihnya atas peran penting Keraton Surakarta, terutama di masa sulit pandemi COVID-19 pada tahun 2020. Kala itu, bantuan dari Keraton Surakarta dalam penyediaan vaksin sangat berarti bagi Ponorogo dalam upaya penanganan pandemi. “Waktu COVID kita dibantu ketersediaan vaksin yang sangat membantu Kabupaten Ponorogo menangani pandemi,” ujar Lisdyarita saat mendampingi PB XIV Purboyo di Pringitan. Bantuan tersebut menjadi bukti nyata kedekatan dan kepedulian Keraton Solo terhadap Ponorogo.

Kunjungan Sri Susuhunan Pakubuwono XIV Purboyo ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan sebuah momentum berharga untuk mempererat silaturahmi dan mengukuhkan kerja sama yang telah terjalin erat selama ini. Lisdyarita menambahkan bahwa Ponorogo dan Keraton Surakarta senantiasa menjaga hubungan baik melalui berbagai kegiatan silaturahmi dan kolaborasi di berbagai sektor.

Baca Juga :  Kepala BP Batam Dukung Upaya Penguatan Infrastruktur Data Center

Peluang Kerja Sama yang Kian Terbuka

Lisdyarita berharap kunjungan PB XIV Purboyo dapat membawa angin segar dan membuka berbagai peluang kerja sama lanjutan yang saling menguntungkan. Rencana kerja sama ini mencakup berbagai sektor strategis, antara lain:

  • Sektor Peternakan: Peningkatan kualitas dan kuantitas peternakan di Ponorogo melalui transfer pengetahuan dan teknologi dari Keraton Surakarta.
  • Pengembangan Investasi: Menjajaki potensi investasi baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Ponorogo, dengan dukungan dan jaringan dari Keraton Surakarta.
  • Pariwisata: Pengembangan potensi pariwisata Ponorogo dengan memanfaatkan kekayaan budaya dan sejarahnya, serta promosi bersama dengan Keraton Surakarta.

“Kami berharap ke depan terjalin kembali kerja sama sehingga Ponorogo yang hari ini bangkit bisa menjadi Ponorogo yang lebih baik,” tuturnya penuh optimisme.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo juga memiliki rencana untuk mengajak PB XIV Purboyo meninjau langsung potensi destinasi wisata Telaga Ngebel. Kunjungan ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan fasilitas pendukung pariwisata, termasuk sektor perhotelan, yang akan meningkatkan daya tarik dan kenyamanan wisatawan. Meskipun agenda padat membatasi kunjungan kali ini, Lisdyarita menegaskan bahwa tindak lanjut rencana tersebut akan dijadwalkan pada waktu mendatang.

Peran Historis Ponorogo di Mata Keraton Surakarta

Di sisi lain, Sri Susuhunan Pakubuwono XIV Purboyo menjelaskan bahwa kunjungannya ke Ponorogo merupakan wujud nyata dari silaturahmi dan persaudaraan yang telah mengakar kuat antara Keraton Surakarta, Ratu Pengasumanan, dan Ponorogo. Beliau menekankan pentingnya menjaga kelangsungan hubungan ini agar tidak terputus dan terus melahirkan berbagai inisiatif positif bagi kedua belah pihak. “Silaturahmi ini kan bagian dari persaudaraan antara Solo Keraton Kasunan dengan Ponorogo. Silaturahmi ini jangan sampai,” ujarnya, menekankan urgensi pelestarian ikatan ini.

Baca Juga :  Bos Blueray Cargo mengaku kasih Rp 21 miliar ke Dirjen Bea Cukai, KPK: Kita analisa komprehensif

PB XIV Purboyo juga menyoroti keterkaitan sejarah Ponorogo yang sangat erat dengan Keraton Surakarta. Ia mengungkapkan bahwa peran para pujangga yang berasal dari Ponorogo di masa lalu sangatlah krusial dalam mendukung pusat kekuasaan Keraton Surakarta. Hubungan antara keraton dan pusat kekuasaan pada zaman dahulu tidak dapat dipisahkan dari kontribusi intelektual para pujangga tersebut. Oleh karena itu, kunjungan ke Ponorogo dianggap sebagai langkah yang tepat dan memiliki makna historis yang mendalam bagi Keraton Surakarta. “Secara sejarah Ponorogo ini tidak lepas dari dukungan Keraton Kasunan saat itu dengan pujangganay yang berasal dari POnorogo waktu itu,” pungkas PB XIV Purboyo, menegaskan kembali relevansi historis Ponorogo bagi kejayaan Keraton Surakarta di masa lampau.