Berita

Mantan Bawahan STY Akhirnya Buka Suara Soal Kegagalan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia

×

Mantan Bawahan STY Akhirnya Buka Suara Soal Kegagalan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia

Sebarkan artikel ini



Penyebab gagalnya Patrick Kluivert dalam memimpin Timnas Indonesia akhirnya terungkap, kembali diungkap oleh mantan anak buah Shin Tae-yong.

Sebelumnya, isu mengenai situasi internal Timnas Indonesia yang dilatih oleh Shin Tae-yong sempat menjadi perbincangan hangat, khususnya terkait pernyataan Jeong Seok Seo atau dikenal sebagai Jeje. Kini, muncul lagi pernyataan mengejutkan dari seorang mantan anak buah Shin Tae-yong, namun bukan Jeje, melainkan Ricky Riskandi.

Ricky Riskandi ditunjuk oleh PSSI sebagai sekretaris Timnas Indonesia, dengan tugas utama membantu Shin Tae-yong dalam urusan teknis dan administrasi. Dari awal PSSI menunjuk Patrick Kluivert sebagai pengganti Shin Tae-yong, Ricky sebenarnya sudah meragukan kemampuan pelatih asal Belanda tersebut.

Perlahan, ia mulai menyampaikan kekhawatirannya terhadap taktik dan teknik yang digunakan oleh Kluivert. Meskipun demikian, Ricky tetap menghargai sosok Kluivert yang memiliki kelebihan lain, berbeda dengan Shin Tae-yong.

Baca Juga :  BC Tangkap Barang Haram yang Hendak Dikirim ke Bali

Yang paling disayangkan oleh Ricky adalah alasan mengapa Kluivert dipilih saat Shin Tae-yong sedang membangun fondasi tim. Ia mengungkapkan ketidakpercayaannya terhadap kemampuan Kluivert dalam waktu singkat.

“Jika bicara soal teknik maupun secara taktik, saya tidak begitu yakin ketika Kluivert ditunjuk,” ujar Ricky dalam sebuah podcast Bicara Bola.

Ia juga menegaskan bahwa setiap pelatih memiliki kelebihannya masing-masing, dan ia tetap menghormati Kluivert. Namun, ia masih bertanya-tanya apakah kedatangan Kluivert tepat untuk Indonesia.

Pelatih asal Belanda itu hanya menukangi Timnas Indonesia selama beberapa bulan saja. Sementara Shin Tae-yong telah membangun tim ini selama lima tahun sejak pertama kali ia ditunjuk.

“Yang menurut saya disayangkan adalah STY yang membangun fondasi, dan itu tidak sebentar,” tambah Ricky.

Baca Juga :  Dikritik Usai Diduga Marah pada Kekasih, Dearly Djoshua Buka Sisi Lain Ari Lasso

Ia juga menyampaikan keraguan tentang apakah Kluivert bisa mencapai hasil yang maksimal dalam waktu yang sangat singkat.

“Sedangkan STY membangun fondasi dengan waktu lima tahun, karena prosesnya itulah yang membuat tidak yakin,” pungkasnya.

Tidak hanya Ricky Riskandi, banyak publik Tanah Air yang juga mempertanyakan keputusan PSSI dalam memecat Shin Tae-yong di tengah jalan. Hingga akhirnya, kekhawatiran publik pun terwujud, di mana hasil yang diberikan oleh Kluivert tidak sesuai ekspektasi.

Sekarang, PSSI berada di bawah tekanan publik untuk memberikan transparansi dalam proses perekrutan dan pemecatan pelatih tim nasional.

Meski begitu, PSSI belum memberi tanda kapan mereka akan menggelar rapat exco guna menentukan pelatih baru. Hal ini masih menjadi pertanyaan besar bagi publik Tanah Air, kapan PSSI akan mengumumkan nama pelatih baru skuad Garuda.