AdvertorialNatuna

Marzuki SH Pimpin Rapat RDP Persoalan Kelangkaan BBM

×

Marzuki SH Pimpin Rapat RDP Persoalan Kelangkaan BBM

Sebarkan artikel ini
Marzuki SH Ketua Komisi II DPRD Natuna saat Pimpin RDP terkait Persoalan BBM

Alreinamedia.com-Natuna, Komisi II DPRD Natuna adakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang Permasalahan Kelangkaan BBM Jenis Solar Bersubsidi, rapat tersebut di adakan diruang rapat Sekretariat DPRD Natuna, JL. Yos Sudarso Kelurahan Batu Hitam, Rabu 15 Juni 2022.

Rapat dipimpin langsung oleh Marzuki Ketua Komisi I DPRD Natuna, yang juga dihadiri oleh Daeng Amhar selaku Ketua DPRD Natuna, Daeng Ganda, Wakil Ketua II DPRD Natuna, Kepala UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Dinas Perhubungan Natuna, Kepala Dinas Perikanan Natuna, Kepala Dinas Ketahanan dan Pertanian Natuna, serta diikuti oleh anggota komisi II DPRD Natuna.

Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki menyampaikan diacara rapat, banyak sebagian masyarakat khususnya para nelayan mengeluh masalah kelangkaan BBM jenis solar bersubsidi di Natuna,dengan adanya permasalahan tersebut Marzuki meminta kepada Kepala depot Pertamina di Kabupaten Natuna, untuk mencari solusi tentang permasalahan kelangkaan solar bersubsidi di Natuna ini.

Baca Juga :  Tim Resort Adiwana Kunjungi Kantor Bupati, Ini Tanggapan Wan Siswandi

Beliau juga menyebutkan berdasarkan data tahun 2021 dari Kabag Ekonomi, kuota minyak solar subsidi untuk Natuna sebanyak 7700 Kilo liter= 7.700.000 Liter.

“Kedepan tolong di cek lagi, supaya permasalahan kelangkaan solar bersubsidi ini kedepannya tidak akan terjadi kelangkaan lagi, karena dengan kelangkaan solar tersebut, membuat para nelayan Natuna susah untuk mengais rezeki untuk pemutaran ekonomi keluarga mereka sehari hari,” ucap Marzuki.

Lanjutnya, “nanti kita memintan kepada BPH Migas untuk betul-betul menghitung kebutuhan solar untuk Natuna, supaya nelayan Natuna tidak terus menerus alami masalah kelangkaan BBM jenis solar bersubsidi ini, agar tidak terjadi kelangkaan minyak solar bersubsidi ini, maka mohon kerjasama untuk meningkatkan pengawasan dari pemerintah,” tambah Marzuki.

Baca Juga :  Gelar Reses Dua titik, di kecamatan Merbau,Darsini Kucurkan 1 ke PUPR untuk infrastruktur

Menutupi RDP Ketua Komisi II meminta
kedepannya, pihak kecamatan harus ikut mengawasi dan harus mendata dan mencatat berapa penjualan minyak subsidi setiap kecamatan. “Biar jelas berapa hasil semua penjualan di seluruh Natuna,” pintanya. (Adv)