Michael Olise menjadi pusat perhatian setelah mencetak dua gol ketika Bayern Munich menundukkan 1. FC Magdeburg 6-1 pada putaran kedua DFB-Pokal — namun yang menarik adalah selebrasi tak biasa yang diarahkan ke bangku cadangan dan mendapat respons dari Harry Kane. Gol Olise pada menit ke-10 serta penalti Panenka yang sukses menaklukkan Dominik Reimann pada menit ke-50 menjadi momen penting; selebrasinya yang tidak lazim memicu tanda tanya tentang makna di balik gestur tersebut.
Selain dua gol Olise, daftar pencetak gol Bayern melengkapi kemenangan besar itu: Ismael Saibari (21′), Alphonso Davies (70′), Nathaniel Brown (73′), dan David Santos (90+3′). Olise digantikan Sacha Boey pada menit ke-67. Kemenangan 6-1 memastikan langkah Bayern ke babak berikutnya, sekaligus memberi ruang bagi pemain-pemain pelapis tampil sebelum pekan krusial kompetisi liga.
Selebrasi Olise berbeda dari kebiasaan pemain berkarakter tenang itu. Setelah eksekusi penalti bergaya Panenka, ia berlari ke bendera sudut, melakukan tanda salib dan tersenyum lebar sebelum menunjuk ke arah bangku cadangan Bayern. Di bangku, Harry Kane yang tidak dimainkan pada laga itu membalas sambil tersenyum dan menggerakkan jari ke kiri dan kanan. Interpretasi pasti dari komunikasi nonverbal itu belum jelas, sehingga memicu spekulasi di antara pengamat dan suporter.
Momen tersebut kemungkinan terkait dengan peristiwa beberapa hari sebelumnya: Olise dan Kane hadir bersama di gala Ballon d’Or di Paris pada Senin lalu. Di sana, Olise finis di peringkat kesembilan, sementara Kane dinobatkan sebagai peraih Ballon d’Or, mengungguli Kylian Mbappé (Real Madrid) dan Lamine Yamal (FC Barcelona). Kane menjadi pemain pertama dari Bundesliga yang menerima gelar pemain terbaik dunia sejak Karl-Heinz Rummenigge pada 1981. Saat menerima penghargaan, Kane tampak emosional dan sempat berujar, “Wow, wow, wow,” lalu menambahkan, “Saya hampir kehabisan kata-kata. Terima kasih kepada semuanya.” Video dari gala juga menunjukkan kebahagiaan Olise, termasuk momen memeluk ibu Kane.
Pelatih kepala Bayern, Vincent Kompany, kembali tidak hadir di bangku tim akibat sakit; asisten Aaron Danks memimpin tim dalam laga ini. Kabar baik datang setelah pertandingan: Kompany telah keluar dari rumah sakit dan diagnosis terhadap kondisi kesehatannya telah diketahui oleh klub. Absennya pelatih tetap menjadi catatan, namun performa pemain memastikan kemenangan meyakinkan bagi Bayern.
Bayern tidak punya banyak waktu untuk menikmati hasil ini. Mereka akan menghadapi laga penting di Bundesliga pada Sabtu pukul 18.30 melawan Borussia Dortmund, yang saat ini menempel ketat di papan klasemen sebagai peringkat kedua dengan jumlah poin yang sama. Pertemuan klasik ini diprediksi akan menjadi ujian berat menghadapi jadwal padat dan dinamika tim usai pekan internasional dan acara individu seperti Ballon d’Or.
















