Alreinamedia. Batam. (6/12/17). Wakil ketua Kadin Provinsi Kepri Bidang Transportasi Pelabuhan Dan Industri Maritim sekaligus ketua INSA (Indonesian Nasional shipowners Association) Batam, dalam siaran pers ke pada media Alreinamedia menjelaskan di Hotel Novotel (5/12) tentang pelayanan publik di Kanpel (kantor Pelabuhan).
Berbicara tentang peraturan perhubungan laut Osman tegaskan bahwa semua aturan itu bagus – bagus saja yang artinya ada batas dan waktu untuk pengurusan dokumen serta kepastian biaya dan efisien.
Perusahaan untuk mengurus dokumen jangan sempat tidak dilayani hanya untuk berdalih keselamatan kapal atau kepala tidak di kantor, pelayanan menjadi terkendala atau hambatan. Osman sebagai ketua INSA DPC Kota Batam sepakat aturan harus ditegakan, keselamatan harus diutamakan, tapi jangan sempat melamalamakan pengurusan tegas beliau.
Setelah adanya koordinasi dengan pusat semua pengurusan dokumen baru semua selesai seperti ini yang harus kita tinggalkan, dalam dua hari ini semua pengurusan lancar saja setelah adanya komunikasi antara pengurus INSA kepada pejabat Kanpel pada Rabu (6/12) di kantor Kanpel Batu Ampar.
Dengan adanya pelayanan yang baik maka pertumbuhan ekonomi bisa berjalan lancar itulah yang kita inginkan sehingga semua pelayanan untuk publik harus kita sports, INSA sebagai organisasi bisa juga mengawasi pelayanan publik khususnya di Kantor Pelabuhan dan pada umumnya semua pelayanan publik. Sehingga masyarakat dapat menerima semua aturan dan undang – undang yang berlaku.
Hasil pertemuan dengan Kanpel semua pelayanan harus kita dukung sembari kita juga membina anggota – anggota kita untuk siap dalam rangka memperbaiki dan mengatur anggota kita yang belum terdaftar sebagai anggota, Kanpel juga masih ada yang belum tertib dalam menjalankan tugas artinya yang belum terdaftar di INSA di Kanpel sendiri sudah ada.
Harapan dengan adanya pertemuan pengurus INSA DPC Kota Batam dengan pejabat kantor Pelabuhan bisa bersinergi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk kelancaran dan kemudahan bagi pengusaha, sehingga harapan semua masyarakat ekonomi bisa bangkit dan stabil. (Ramadan)
















