Alreinamedia.com – Bintan, Pemkab Bintan telah mendata sekaligus memantau kesehatan stok hewan kurban sejak dua bulan terakhir, Menjelang hari raya Idul Adha 1446 Hijriah hingga saat pemotongan atau penyembelihan, Senin (02/06/2025).
Hal diatas dibenarkan langsung oleh pihak Pemda melalui Kepala Bidang Peternakan & Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan, Iwan Berri Prima pernah menyatakan bahwa tujuan pendataan pengawasan itu adalah untuk memastikan kecukupan stok hewan kurban di daerah.
Dirinya juga memastikan pasokan hewan kurban sehat dan layak dikonsumsi serta memenuhi syarat sah di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Kemudian, Harus dalam kondisi sehat, Tidak cacat, Kondisinya tidak kurus, Cukup umur sekaligus diutamakan jantan.
Berkenaan dengan hal diatas, Pada beberapa hari yang lalu tepat pada pukul 11.15 Wib. Awak media mendatangi lokasi peternakan sapi di kawasan Kecamatan Bintan Timur dalam rangka mengecek langsung persiapan ketersediaan baik yang terjual maupun masih tersisa.
” Tersisa sekarang enam ekor dan yang sudah terjual ada lima belas, Untuk harga variasi ya paling tinggi dua puluh empat juta rupiah, ” Ujar Radiman (56) selaku Kepala Kandang Ternak Lembu Henri Setyonugroho dalam menjawab konfirmasi via komunikasi tatap muka belum lama ini.
Masih sambungnya di sekitaran Kampung Baru, Kelurahan Sei Lekop sembari mengakhiri pembicaraan, Terkait hasil peningkatan penjualan hewan kurban Sapi ya biasa Rata-rata pembeli dari sini, Tanjung Uban hingga Kota Tanjungpinang.

















