Warga Depok Ringkus “Rayap Besi” Pencuri Penutup Drainase
Depok, Jawa Barat – Aksi kejahatan yang meresahkan warga di kawasan Kampung Pulo, Kecamatan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat, akhirnya menemui titik terang. Seorang pelaku yang kerap dijuluki “rayap besi” berhasil diringkus oleh warga saat hendak melancarkan aksinya mencuri penutup besi drainase. Peristiwa penangkapan ini terjadi pada hari Jumat, 12 Desember 2025, dan menjadi bukti nyata bahwa kewaspadaan warga mampu menggagalkan niat jahat para pelaku kejahatan.
Aksi pelaku yang terbilang licik ini terekam jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di salah satu rumah warga. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat dengan santainya mengambil penutup besi drainase yang berada tepat di depan rumah warga. Dengan gerakan cepat, ia memasukkan benda berharga tersebut ke dalam sebuah karung yang dibawanya, seolah tak ada yang melihat. Namun, niatnya untuk kabur dengan hasil curiannya harus pupus seketika.
Warga yang telah lama resah dengan maraknya pencurian di lingkungan mereka, segera bertindak sigap setelah mengetahui aksi pelaku dari rekaman CCTV. Tanpa pikir panjang, sekelompok warga langsung mengepung lokasi kejadian. Pelaku yang terkejut dan tak sempat melarikan diri, akhirnya tak bisa berkutik dan harus pasrah diamankan oleh warga.
Resahnya Warga Akibat Maraknya Pencurian
Ketua RT setempat, Agus Trianta, membenarkan kejadian penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa aksi pencurian penutup besi drainase ini bukanlah kali pertama yang terjadi di lingkungannya. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, setidaknya sudah tujuh penutup besi drainase yang dilaporkan hilang.
“Wilayah kita ini sangat rawan banjir, jadi riskan kalau drainase tidak berfungsi dengan baik,” ujar Agus, mengungkapkan kekhawatiran mendalam warga. Hilangnya penutup drainase ini tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengancam keselamatan warga, terutama saat musim hujan tiba. Aset pemerintah yang didapatkan melalui pengajuan resmi ini menjadi sasaran empuk para pencuri yang tidak bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Agus Trianta menyampaikan bahwa keluhan warga tidak hanya terbatas pada hilangnya penutup drainase. Dalam beberapa waktu terakhir, lingkungan Kampung Pulo juga dilanda gelombang pencurian berbagai barang berharga lainnya. Frekuensi laporan kehilangan barang terbilang cukup tinggi, bahkan bisa mencapai dua laporan dalam satu minggu.
- Barang-barang yang dilaporkan hilang meliputi:
- Tabung gas elpiji
- Sprei dan perlengkapan tidur lainnya
- Helm
- Ponco atau jas hujan
Kondisi ini tentu saja menciptakan rasa tidak aman dan kecemasan di kalangan warga. Mereka berharap agar pihak berwajib dapat segera menindaklanjuti kasus ini dan memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan.
Proses Penyelidikan Lanjutan
Setelah berhasil diamankan oleh warga, pelaku “rayap besi” tersebut kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Pelaku dibawa ke Polsek Cimanggis guna menjalani pemeriksaan intensif. Pihak kepolisian diharapkan dapat mengungkap jaringan pelaku dan motif di balik maraknya pencurian penutup besi drainase serta barang-barang lainnya di wilayah Tapos.
Agus Trianta menambahkan, penangkapan ini diharapkan menjadi awal dari solusi atas masalah keamanan yang dihadapi warga. Ia juga mengimbau seluruh warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, saling menjaga, dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib atau pengurus lingkungan setempat. Kerjasama antara warga dan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Pihak kepolisian sendiri telah menyatakan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Dengan adanya bukti rekaman CCTV dan keterangan saksi dari warga, diharapkan proses penyelidikan dapat berjalan lancar dan pelaku dapat segera diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga aset publik dan meningkatkan kesadaran akan keamanan lingkungan. Hilangnya penutup drainase bukan hanya masalah kecil, tetapi berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar, baik dari segi materi maupun keselamatan jiwa. Dengan tertangkapnya pelaku ini, diharapkan warga Kampung Pulo dapat kembali merasa aman dan nyaman di lingkungan mereka.















