Nasional

PLN UIP Sulawesi Jamin Kelestarian Cagar Alam Panua di Tengah Proyek SUTT 150 kV Marisa-Moutong

×

PLN UIP Sulawesi Jamin Kelestarian Cagar Alam Panua di Tengah Proyek SUTT 150 kV Marisa-Moutong

Sebarkan artikel ini

PLN dan BKSDA Sulawesi Utara Bekerja Sama dalam Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi terus berupaya memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan. Salah satu contohnya adalah proyek pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Marisa–Moutong yang melintasi sebagian kecil Cagar Alam Panua di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Proyek ini menunjukkan komitmen PLN untuk menjaga keseimbangan antara pengembangan infrastruktur dan perlindungan ekosistem. Jalur transmisi sepanjang ±1,05 kilometer tersebut melintasi area konservasi dengan lebar bentangan sekitar 20 meter dan total area terdampak kurang lebih 3,8 hektare. Seluruh proses pembangunan dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian serta memprioritaskan perlindungan ekosistem.

PLN bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara telah menyusun Rencana Pelaksanaan Program (RPP) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Tahun 2026 sebagai acuan pelaksanaan kegiatan. Program ini mencakup beberapa aspek penting seperti:

  • Perlindungan dan pengamanan kawasan konservasi
  • Pelestarian serta peningkatan populasi flora dan fauna
  • Monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan keberlanjutan program
Baca Juga :  Ini Fakta Desa Fiktif: Sudah Dihapus hingga Jadi Hutan Lindung

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan. “PLN berkomitmen menghadirkan pembangunan ketenagalistrikan yang selaras dengan pelestarian lingkungan. Melalui sinergi dengan BKSDA, kami memastikan setiap tahapan proyek berjalan sesuai dengan prinsip konservasi,” ujarnya.

Kepala Balai KSDA Sulawesi Utara, Danny H Pattipeilohy, S.Pi., M.Si., juga memberikan apresiasi atas langkah PLN dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan. “Kami melihat adanya komitmen dari PLN dalam memastikan pembangunan tetap memperhatikan perlindungan kawasan konservasi. Ke depan, kerjasama ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi ekosistem maupun masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, PLN UIP Sulawesi juga melibatkan masyarakat sekitar dalam pelestarian lingkungan melalui dukungan terhadap kegiatan ekonomi produktif serta partisipasi aktif dalam menjaga kawasan. Upaya ini diharapkan tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Usai Mati Lampu, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Langkah-Langkah yang Dilakukan PLN dalam Menjaga Ekosistem

PLN melakukan berbagai langkah untuk memastikan proyek pembangunan infrastruktur tidak merusak lingkungan sekitar. Beberapa di antaranya adalah:

  • Penggunaan teknologi dan metode konstruksi yang ramah lingkungan
  • Pemetaan ulang jalur transmisi agar tidak mengganggu habitat alami flora dan fauna
  • Keterlibatan para ahli lingkungan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan proyek
  • Pelatihan dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan

Dengan pendekatan yang terencana dan terstruktur, PLN berharap dapat menjadi contoh dalam menjalankan pembangunan yang berkelanjutan. Proyek ini juga menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur bisa berjalan tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.