Berita mengenai China dan Rusia yang diam-diam mengincar Venezuela memuncaki daftar Populer Global saat ini.
Di bawahnya, terdapat artikel soal China yang murka terhadap serangan Amerika Serikat ke Venezuela.
Selain itu, berita mengenai ancaman Donald Trump untuk menyerang negara-negara lain juga banyak dibaca di kanal Global .
1. China-Rusia Diam-diam Juga Incar Venezuela, Ada Maksud Terselubung
Di Venezuela, keberadaan armada perang Amerika Serikat (AS) di Laut Karibia meluapkan ketegangan di kawasan.
Kapal-kapal perang AS tak lagi hanya membidik perahu yang dituding membawa narkotika, tetapi sejak Desember 2025 juga menghentikan tanker minyak milik Venezuela.
Meski peran rezim Nicolas Maduro dalam perdagangan narkoba masih diperdebatkan analis, satu hal nyaris tak terbantahkan: Minyak adalah urat nadi ekonomi negeri.
Baca selengkapnya di sini.
2. Murka Besar Venezuela Diserang AS, China: Kamu Bukan Polisi Dunia
China mengecam keras operasi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
Beijing menilai langkah tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara dan norma hukum internasional.
Kecaman itu disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi dalam pernyataan resmi pada Minggu (4/1/2026), sehari setelah operasi militer AS berlangsung.
Baca selengkapnya di sini.
3. Usai Serang Venezuela, Trump Siap Gempur Negara-negara Lain
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan bahwa Washington bisa mengambil tindakan terhadap lebih banyak negara setelah serangan AS ke Venezuela.
Pernyataan itu disampaikan Trump pada Minggu (4/1/2026), saat ia menanggapi pertanyaan soal operasi yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Selain mengancam Kolombia, Trump juga menyebut Kuba “siap runtuh” dan kembali menegaskan keinginannya untuk mengambil alih Greenland.
Baca selengkapnya di sini.
4. Enyahkan Peraih Nobel Perdamaian, Trump Dukung Wapres Jadi Presiden Sementara Venezuela
Kekosongan kekuasaan sempat muncul di Venezuela menyusul penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat (AS), hingga memicu kekacauan politik dan militer di negara tersebut.
Situasi genting itu terjadi setelah militer AS melancarkan serangan udara ke Caracas dan sejumlah wilayah lain pada Sabtu (4/1/2026) dini hari, diikuti dengan kabar bahwa Maduro dibawa keluar dari Venezuela.
Presiden AS Donald Trump kemudian menyatakan bahwa Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez dilantik sebagai presiden sementara, sebuah langkah yang mengejutkan banyak pihak.
Baca selengkapnya di sini.
5. Korban Tewas Serangan AS di Venezuela Capai 80 Orang, Pengawal Maduro Berjatuhan
Jumlah korban tewas akibat operasi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela pada Sabtu (3/1/2026) meningkat menjadi 80 orang.
Mengutip seorang pejabat senior Venezuela, The New York Times menyebutkan angka korban masih berpotensi bertambah.
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa operasi militer AS di Venezuela berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Baca selengkapnya di sini.

















