Berita

Posko Kesehatan Pengungsian & Layanan Pintu ke Pintu PGE

×

Posko Kesehatan Pengungsian & Layanan Pintu ke Pintu PGE

Sebarkan artikel ini

Layanan Kesehatan Komprehensif untuk Korban Banjir di Aceh Utara

ACEH UTARA – PT Pema Global Energi (PGE), dengan dukungan penuh dari Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), telah menyelenggarakan serangkaian layanan kesehatan vital bagi ratusan warga yang terdampak banjir di dua desa di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (28–30 Januari 2026), ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam meringankan beban masyarakat pascabencana.

Dua desa yang menjadi fokus utama pemberian layanan kesehatan adalah Desa Lubok Pusaka dan Desa Buket Linteung. Tim medis yang terdiri dari dokter dan paramedis terlatih dari PGE bekerja tanpa lelah untuk memastikan setiap warga terdampak mendapatkan perhatian yang layak.

Rincian Layanan Kesehatan yang Diberikan

Tim medis PGE tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan dasar, tetapi juga menyediakan layanan pengobatan dan distribusi obat-obatan serta vitamin. Fokus utama adalah pada penanganan keluhan kesehatan yang umum muncul pasca-banjir, seperti penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan, dan masalah kesehatan lainnya yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak higienis.

Untuk memastikan jangkauan yang maksimal, PGE menerapkan strategi pelayanan ganda:

  • Pendirian Posko Layanan Kesehatan: Posko-posko didirikan di lokasi pengungsian dan posko tanggap darurat. Ini menjadi pusat pelayanan bagi warga yang mampu mendatangi fasilitas tersebut, menyediakan ruang yang aman dan terorganisir untuk konsultasi dan pengobatan.
  • Pelayanan Door-to-Door: Menyadari bahwa tidak semua warga, terutama lansia, anak-anak, atau mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas, dapat menjangkau posko, tim medis PGE juga melakukan kunjungan langsung dari rumah ke rumah. Pendekatan ini sangat penting untuk memastikan tidak ada warga yang terlewatkan dalam mendapatkan bantuan medis.
Baca Juga :  Inilah Edaran Satgas COVID-19 Terkait Pelaku Perjalanan yang Kembali dari PON Papua

Willya Retnosari, Act External Relation Manager PGE, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan untuk hadir dan memberikan dukungan konkret kepada masyarakat yang sedang dalam proses pemulihan pasca-banjir. “Kami berkomitmen untuk terus tanggap dan hadir membantu menguatkan masyarakat korban banjir Aceh, khususnya yang berada di sekitar wilayah kerja perusahaan,” tegasnya.

Bantuan Tambahan dan Dukungan Logistik

Layanan kesehatan ini merupakan bagian dari upaya bantuan yang lebih luas yang telah dan akan terus dilakukan oleh PGE. Sebelumnya, perusahaan telah menyalurkan bantuan darurat yang signifikan, termasuk lebih dari 30 ton beras dan berbagai kebutuhan pokok lainnya kepada masyarakat yang terdampak musibah banjir.

Selain bantuan logistik, PGE juga menunjukkan inovasi dalam penanganan darurat dengan mengerahkan pesawat Pegasus Air Services. Kerjasama ini sangat krusial dalam situasi di mana akses darat terputus akibat banjir. Pesawat tersebut dimanfaatkan untuk:

  • Penyaluran Logistik: Membawa pasokan makanan, air bersih, dan kebutuhan pokok lainnya ke wilayah yang sulit dijangkau.
  • Distribusi Obat-obatan dan Tim Medis: Memastikan tim medis dan pasokan obat-obatan dapat segera tiba di lokasi bencana.
  • Koordinasi Lapangan: Mendukung koordinasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan darurat, termasuk pemerintah daerah dan lembaga terkait lainnya.
Baca Juga :  Ronalo Perkenalkan Gaya Rambut Baru, Menghapus Dosa Cepat CR7 dan Hattrick Felix Jaga Kemenangan Al Nassr

Willya Retnosari mengungkapkan harapannya agar seluruh bantuan yang telah disalurkan, termasuk layanan kesehatan ini, dapat benar-benar meringankan beban para korban. Bantuan ini tidak hanya ditujukan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi PGE di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Aceh yang terkena dampak bencana banjir.

Lebih lanjut, PGE juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan. Kehadiran PGE dalam situasi krisis seperti ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kepercayaan, serta membuka jalan bagi kolaborasi jangka panjang untuk kesejahteraan bersama.

Komitmen PGE dalam membantu masyarakat terdampak banjir di Aceh Utara ini menjadi contoh nyata bagaimana sektor swasta dapat berperan aktif dalam penanggulangan bencana dan pemulihan pasca-bencana, menunjukkan kepedulian sosial yang mendalam dan tanggung jawab korporat yang kuat.