Bisnis

Profil Direksi & Komisaris Baru Telkom: Budi Satria & Rofikoh Rokhim

×

Profil Direksi & Komisaris Baru Telkom: Budi Satria & Rofikoh Rokhim

Sebarkan artikel ini

Perombakan Besar-besaran di Jajaran Direksi dan Komisaris Telkom Indonesia: Wajah Baru untuk Era Digital

Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), perusahaan telekomunikasi pelat merah, baru-baru ini mengumumkan perubahan signifikan dalam struktur manajemennya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Jumat, 12 Desember 2025. Perombakan ini menandai langkah strategis perusahaan dalam menghadapi dinamika industri telekomunikasi yang terus berkembang pesat dan kebutuhan akan inovasi di era digital.

Perubahan paling menonjol adalah di jajaran direksi, di mana Budi Satria Dharma Purba resmi diangkat sebagai Direktur Wholesale & International Service. Posisi ini sebelumnya dijabat oleh Honesti Basyir, yang telah mengemban amanah tersebut sejak tahun 2014. Pengangkatan Budi Satria diharapkan dapat membawa perspektif baru dan pengalaman yang relevan untuk memperkuat lini bisnis wholesale dan layanan internasional Telkom.

Selain itu, RUPSLB juga memutuskan penunjukan Rofikoh Rokhim sebagai Komisaris Independen. Ia menggantikan posisi Yohanes Surya, yang telah menjabat selama 27 tahun sejak Mei 2025 dan mengajukan pengunduran diri pada 20 November 2025. Kehadiran Rofikoh Rokhim diharapkan dapat memberikan pandangan independen dan strategis yang berharga bagi pengembangan perusahaan.

Profil Budi Satria Dharma Purba: Pengalaman Mendalam di Kancah Telekomunikasi

Latar belakang Budi Satria Dharma Purba sangat relevan dengan posisi barunya. Sebelum dipercaya memegang tampuk Direktur Wholesale & International Service, Budi Satria adalah Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), sebuah anak perusahaan Telkom yang fokus pada bisnis internasional. Kariernya di Telin terbilang panjang dan penuh pencapaian.

Baca Juga :  Nilai Lelangan Ikan Di Tempat Pelalangan Ikan ( TPI ) Merosot

Berdasarkan informasi dari laman resmi Telin, Budi Satria telah menduduki berbagai posisi kunci yang strategis. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Vice President Carrier Relations & Sales Telin pada periode 2011-2012. Kemudian, pada Agustus 2016, ia dipercaya untuk menduduki posisi Chief Commercial Officer (CCO) di perusahaan yang sama.

Pengalaman Budi Satria tidak hanya terbatas di Telin. Ia juga memiliki rekam jejak yang solid di induk perusahaannya, Telkom. Sebelumnya, ia pernah berkarier di Telkom sebagai Vice President Wholesale & International Network Services, sebuah posisi yang sangat berkaitan erat dengan tugasnya saat ini.

Dari sisi akademis, Budi Satria adalah lulusan Sarjana Teknik Elektro dari Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (STT Telkom). Ia kemudian melanjutkan pendidikan dan meraih gelar Magister Teknik Elektro dengan konsentrasi Teknik Telekomunikasi dari RMIT University, Australia. Kombinasi antara pengalaman praktis yang mendalam dan latar belakang pendidikan yang kuat di bidang teknik telekomunikasi menjadikan Budi Satria sosok yang ideal untuk memimpin divisi Wholesale & International Service Telkom.

Profil Rofikoh Rokhim: Keahlian Ekonomi dan Keuangan untuk Pengawasan Strategis

Penunjukan Rofikoh Rokhim sebagai Komisaris Independen Telkom membawa keahlian yang berbeda namun sangat dibutuhkan. Beliau dikenal sebagai sosok yang memiliki pengalaman luas di bidang ekonomi dan keuangan, serta rekam jejak yang kuat dalam tata kelola perusahaan.

Saat ini, Rofikoh Rokhim juga menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama (Wakomut) merangkap Komisaris Independen di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, salah satu bank terbesar di Indonesia. Pengalaman di sektor keuangan ini akan memberikan perspektif yang berharga dalam pengambilan keputusan strategis di Telkom.

Baca Juga :  Yamaha Rayakan 70 Tahun: 4 Motor Edisi Spesial Mulai Rp 28 Juta

Sebelum bergabung dengan BRI, Rofikoh Rokhim juga pernah mengemban amanah sebagai Komisaris Utama di PT Hotel Indonesia Natour pada periode 2015 hingga 2017. Pengalaman di industri perhotelan ini menunjukkan kemampuannya beradaptasi dan memberikan kontribusi di berbagai sektor.

Dari sisi akademis, Rofikoh Rokhim adalah seorang akademisi yang terkemuka. Beliau merupakan Guru Besar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia. Wanita kelahiran Klaten pada tahun 1971 ini telah menempuh pendidikan yang sangat beragam dan mendalam.

Perjalanan pendidikannya dimulai dengan gelar BA in Public Administration dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1994. Ia kemudian melanjutkan studi dan meraih gelar Master Specialist in Public Finance dari ILAP pada tahun 2000. Puncak pencapaian akademisnya adalah gelar Ph.D. in Economics yang diraih dari Université de Paris pada tahun 2005. Latar belakang akademis yang kuat di bidang ekonomi ini akan menjadi aset berharga bagi Telkom dalam merumuskan kebijakan dan strategi jangka panjang, serta memastikan tata kelola perusahaan yang baik.

Perubahan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Telkom Indonesia di pasar domestik maupun internasional, serta mendorong inovasi dan transformasi digital demi melayani pelanggan dengan lebih baik.