Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh melepas tiga grup Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah untuk menjalankan misi kemanusiaan pemulihan pasca bencana di Aceh. Tim medis ini didatangkan dari tiga rumah sakit Muhammadiyah yaitu RS Muhammadiyah Malang, RS Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu, dan RS Gamping Yogyakarta.
Pelepasan dipimpin langsung oleh Ketua PWM Aceh, A. Malik Musa, S.H., M.Hum., di Pos Koordinasi Wilayah (Poskorwil) Muhammadiyah Aceh pada Minggu, 4 Januari 2026.
Dalam sambutannya, A. Malik Musa menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh personel EMT Muhammadiyah yang bersedia mendedikasikan waktu dan tenaga untuk membantu pemulihan Aceh pasca bencana hidrometeorologi.
“Atas nama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh, saya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih setinggi-tingginya atas dedikasi serta kerja keras seluruh tim di lapangan. Kehadiran rekan-rekan adalah pilar penting dalam upaya pemulihan Aceh,” ujar Malik Musa.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas selama bertugas di lokasi bencana. Menurutnya, kekuatan tim tidak terletak pada individu, melainkan pada kebersamaan yang kokoh sebagai satu kesatuan.
Lebih lanjut, Ketua PWM Aceh meminta para relawan untuk segera menyesuaikan diri dengan kondisi geografis dan sosial di lokasi penugasan.
“Saya meminta saudara untuk cepat beradaptasi dengan situasi di lapangan. Fleksibilitas dan kepekaan terhadap lingkungan lokal sangat krusial agar misi pengabdian ini berjalan efektif. Selamat mengabdi, jaga kesehatan, dan kembalilah dengan selamat,” tambahnya.
Berikut adalah rincian mengenai pengiriman tim medis tersebut 26 orang tenaga medis dan pendukung yang akan betugas di abupaten Aceh Tengah selama 13 hari dari 4 – 17 Januari 2026.
Pelepasan ini juga turut dihadiri oleh jajaran Wakil Ketua PWM Aceh, Dokter Anang (EMT PP Muhammadiyah), Perwakilan MDMC PP Muhammadiyah serta Dokter Aslinar yang merupakan dokter spesialis sekaligus koordinator EMT PWM Aceh. ***

















