Cristiano Ronaldo mengalami dua kabar yang berlawanan pada waktu yang hampir bersamaan. Di satu sisi, kapten Al Nassr itu menambah koleksi gol resminya menjadi 980. Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) disebut menjatuhkan skorsing sementara kepadanya setelah insiden meninggalkan pemusatan latihan tim nasional tanpa izin. Situasi ini muncul pada hari yang sama dan membuat masa depan Ronaldo bersama Portugal kembali menjadi sorotan.
Menurut laporan Bein Sports pada Minggu, 11 Oktober, persoalan disiplin itu berkaitan dengan ketegangan antara Ronaldo dan pelatih Jorge Jesus. Sumber tersebut menyebut, konflik bermula ketika Ronaldo tidak diturunkan saat Portugal menghadapi Norwegia di UEFA Nations League, padahal ia berharap bisa tampil. Keputusan itu memicu reaksi keras dari sang pemain hingga ia meninggalkan kamp lebih awal.
FPF dikabarkan menyiapkan hukuman berdasarkan aturan internal federasi. Rentang sanksi yang mungkin dijatuhkan berada di kisaran satu sampai enam bulan, meski keputusan final belum diumumkan. Artinya, Ronaldo masih harus menunggu peninjauan dari badan disiplin sebelum mengetahui apakah ia benar-benar akan absen dalam periode tertentu bersama tim nasional.
Meski insiden tersebut menimbulkan kegaduhan, Ronaldo kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada rekan setim dan para pendukung Portugal atas reaksinya. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak berniat pensiun dari level internasional. Sebaliknya, pemain berusia 41 tahun itu menyatakan masih ingin kembali membela Portugal di masa mendatang, di tengah proses evaluasi yang sedang berjalan.
Di lapangan, performa Ronaldo tetap tajam. Pada Jumat, 9 Oktober, ia mencetak satu gol saat Al Nassr menang 3-0 atas Al Diriyah. Gol itu lahir pada menit ke-23 dan menjadi pencapaian penting karena menambah total gol resmi sepanjang kariernya menjadi 980. Dengan catatan tersebut, Ronaldo kini hanya berjarak 20 gol dari target bersejarah 1.000 gol.
Kemenangan Al Nassr sendiri dilengkapi gol Kingsley Coman dan Samú Costa, sehingga pertandingan itu menjadi malam yang istimewa bagi timnya. Namun bagi Ronaldo, hasil tersebut juga memperlihatkan kontras yang tajam: masih produktif di klub, tetapi di saat yang sama menghadapi masalah disiplin yang bisa memengaruhi kiprahnya bersama tim nasional Portugal.
















