Langkah Indonesia di Denmark Open 2026 dimulai dengan hasil buruk pada Selasa, 13 Oktober 2026. Bertanding di SJF Bank Arena, Odensen, Denmark, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani ikut tersingkir pada babak 32 besar setelah kalah dari pasangan Jepang, Hiroki Okamura/Kyohei Yamashita. Kekalahan itu membuat tiga wakil Indonesia pertama yang tampil di turnamen tersebut sama-sama langsung terhenti.
Sabar/Reza sebenarnya memberi perlawanan cukup ketat dalam laga berdurasi tiga gim itu. Namun, pasangan ganda putra independen yang dilatih Hendra Setiawan tersebut kesulitan menjaga konsistensi, terutama pada momen-momen penting. Mereka sempat tertinggal jauh 3-9 di gim pembuka, lalu berusaha mengejar, tetapi tetap kehilangan set pertama 18-21.
Masuk gim kedua, pola permainan wakil Jepang kembali membuat Sabar/Reza berada di bawah tekanan. Setelah interval, mereka tertinggal hingga 7-12 dan beberapa kali harus membayar mahal kesalahan sendiri. Meski begitu, Sabar/Reza belum menyerah. Mereka perlahan memangkas jarak, lalu membalik keadaan di penghujung gim hingga unggul 19-18 sebelum menutup set kedua dengan kemenangan 21-19.
Harapan untuk membalikkan keadaan ternyata tidak bertahan lama. Pada gim penentuan, Okamura/Yamashita langsung tancap gas dan membuat Sabar/Reza kembali kerepotan sejak awal. Pasangan Indonesia tertinggal 3-11 dan tak mampu mengejar ritme lawan. Keunggulan jauh itu akhirnya dimanfaatkan pasangan Jepang untuk mengunci kemenangan 21-10.
Hasil akhir 18-21, 21-19, 10-21 menjadi penutup perjalanan Sabar/Reza di Denmark Open 2026. Kekalahan ini juga memperpanjang catatan kelam Indonesia pada hari pertama babak 32 besar, setelah sebelumnya Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari juga lebih dulu gugur.
Dengan hasil tersebut, amunisi Indonesia di sektor ganda putra kembali berkurang. Situasi ini menambah tekanan bagi wakil-wakil Merah Putih yang masih bertanding, terutama karena SJF Bank Arena belum memberi hasil manis bagi kontingen Indonesia pada awal turnamen.
















