BeritaBerita PilihanNews

Seniman Batam Habiskan Sebulan untuk Ciptakan Lukisan Wajah Prof. Dr. Seto Mulyadi

×

Seniman Batam Habiskan Sebulan untuk Ciptakan Lukisan Wajah Prof. Dr. Seto Mulyadi

Sebarkan artikel ini

Batam, Alreinamedia.com – Budi Widiyantoro (27) Seorang Kreativitas seniman asal Batam yang dikenal dengan keahlian uniknya dalam seni lukis. Keahliannya tersebut telah mencuri perhatian warga Batam di acara pertama dan terbesar bazar Vegan Carnaval di One Batam Mall pada 11 hingga 13 oktober 2024 lalu.

Karya terbarunya adalah, menciptakan lukisan wajah Prof. Dr. Seto Mulyadi, (Kak Seto) Psikolog Chair of World Vegan Organisation Indonesia. Ia mengerjakannya telah menghabiskan hampir satu bulan untuk menciptakan lukisan tersebut.

Proses kreatif ini bukan hanya menunjukkan dedikasi, tetapi juga menggambarkan rasa hormat yang mendalam terhadap tokoh pendidikan dan Psikolog Chair of World Vegan Organisation Indonesia.

Budi Widiyantoro yang dikenal dengan nama panggung @senimanrubik_batam, berhasil mengubah rubik, mainan yang biasanya dianggap sebagai teka-teki, menjadi media seni yang unik dan menarik.

Dengan ketelitian dan kesabaran luar biasa, Budi menyusun puluhan ribu warna dan pola pada permukaan rubik untuk menciptakan visual wajah Prof. Dr. Seto Mulyadi. M. Si. Psikolog yang sangat detail dan hidup.

Baca Juga :  Sri Mulyani: 2023 Budget Must Stay Flexible in Facing Global Economic Turbulence

Proses pembuatan lukisan rubik ini bukanlah hal yang mudah, ia membutuhkan waktu hampir satu bulan penuh untuk menyelesaikannya.

Budi menjelaskan bahwa setiap detail wajah Kak Seto, mulai dari ekspresi hingga nuansa warna, memerlukan waktu dan perhatian ekstra. Lukisan ini tidak hanya sekadar gambar, tetapi juga bisa menyampaikan karakter dan jiwa Kak Seto.

Sementara itu, Prof. Dr. Seto Mulyadi. M. Si. (Kak Seto) saat melihat lukisan rubik dirinya yang dibuat oleh Budi Widiyantoro sangat terharu dan berkaca-kaca.

“Wah, ini keren sekali, terima kasih, saya belum pernah mendapatkan lukisan rubik seperti ini dan ini pertama kali dan sangat membuat saya terharu” kata Kak Seto sambil memandangi potret dirinya dalam seni lukis rubik.

Dalam momen tersebut, Kak Seto menyampaikan betapa terkesan nya ia dengan kemampuan Budi menangkap esensi dirinya dalam karya seni itu.

“Melihat lukisan ini, saya merasa seolah diperlihatkan kembali siapa diri saya. Ini bukan hanya tentang seni, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa saling menghargai dan memahami,” ungkap Kak Seto.

Baca Juga :  Wapres Maruf Ajak Umat Muslim untuk Bersabar Berpuasa Saat Wabah Covid

Karya-karya Budi dapat dinikmati langsung di salah satu restoran ternama di kota Batam yang berkonsepkan ala-ala seni dan sangat banyak peminatnya juga dari berbagai kalangan usia,

baik dari Gen Z karena sangat instagrammable yaitu Muso Art Cafe, berlokasi di Ruko Palm Spring Blok E/104.

Melalui akun Instagram pribadi-nya @budiwidiyantoro7, Budi juga aktif berbagi proses kreatif dan berharap akun sosial medianya bisa diverifikasi agar tidak ada oknum yang menggunakan karya-karya seninya tanpa seizinnya.

Ia sering mengunggah foto dan video bahkan LIVE di sosial medianya dengan menunjukkan bagaimana ia menyusun rubik menjadi lukisan yang menakjubkan.

Dengan cara ini, Budi tidak hanya memperkenalkan seni lukis rubik kepada masyarakat luas, tetapi juga menginspirasi banyak orang untuk mengembangkan kreativitas dan berani untuk memulai. (*)