PT Surya Fajar Capital Tbk Tingkatkan Kepemilikan Saham Melalui Anak Perusahaan
JAKARTA – PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN) kembali menunjukkan geliatnya di pasar modal melalui aksi korporasi strategis yang dilakukan oleh salah satu anak perusahaannya. PT Digitalisasi Perangkat Indonesia (DPI), yang merupakan bagian integral dari SFAN, telah melaksanakan penambahan kepemilikan saham pada PT Bursa Akselerasi Indonesia (BAI). Langkah ini menandakan komitmen SFAN untuk terus memperkuat posisinya di sektor investasi dan layanan digital.
Perusahaan yang bergerak di berbagai lini bisnis, termasuk investasi, jasa, serta konsultasi manajemen dan bisnis, mengkonfirmasi bahwa transaksi signifikan ini telah rampung dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2025. DPI, yang sebelumnya telah menggenggam mayoritas saham BAI, kini semakin mempertegas dominasinya.
Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan oleh Corporate Secretary Surya Fajar Capital, Marianto, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 12 Desember 2025, penambahan penyertaan modal yang dilakukan DPI mencapai Rp 3 miliar. Dengan suntikan modal tersebut, kepemilikan DPI atas saham PT Bursa Akselerasi Indonesia kini membengkak secara signifikan, dari 51,95% menjadi sebesar 99,997%. Peningkatan kepemilikan ini praktis menjadikan BAI sebagai anak usaha yang sepenuhnya dikendalikan oleh DPI.
Strategi Peningkatan Modal untuk Kepatuhan Regulasi
Tujuan utama di balik langkah strategis DPI untuk meningkatkan modal PT Bursa Akselerasi Indonesia ini adalah untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang semakin ketat di industri keuangan. Marianto merinci bahwa penambahan modal ini secara spesifik bertujuan untuk memenuhi ketentuan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2024. Peraturan ini secara khusus mengatur mengenai Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi, sebuah sektor yang terus berkembang pesat dan membutuhkan landasan regulasi yang kuat untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan investor.
Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi, yang sering dikenal sebagai peer-to-peer lending atau fintech lending, merupakan platform yang menghubungkan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman melalui sistem elektronik. OJK terus berupaya untuk memastikan bahwa para pelaku di industri ini beroperasi dengan modal yang memadai dan tata kelola yang baik demi melindungi kepentingan seluruh pihak yang terlibat, baik pemberi pinjaman maupun penerima pinjaman.
Dalam konteks ini, peningkatan modal yang dilakukan oleh DPI terhadap BAI menunjukkan keseriusan perusahaan dalam beradaptasi dengan lanskap regulasi yang dinamis. Hal ini juga dapat diartikan sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas operasional BAI, memungkinkan perusahaan untuk melayani lebih banyak pengguna, memperluas jangkauan produk atau layanan, serta memperkuat infrastruktur teknologi yang menjadi tulang punggung bisnisnya.
Dampak terhadap Kinerja Finansial dan Operasional
Meskipun melakukan aksi korporasi yang cukup besar, PT Surya Fajar Capital Tbk menegaskan bahwa langkah ini tidak akan memberikan dampak material yang signifikan terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan secara keseluruhan. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa SFAN telah melakukan perhitungan matang dan memiliki strategi yang terintegrasi untuk menyerap dampak finansial dari penambahan modal ini.
Peningkatan kepemilikan saham dan modal di anak usaha ini lebih dipandang sebagai investasi strategis jangka panjang yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem bisnis SFAN di sektor digital dan teknologi finansial. Dengan kepemilikan yang hampir penuh atas BAI, SFAN melalui DPI dapat memiliki kontrol yang lebih besar dalam pengambilan keputusan strategis, implementasi kebijakan, serta pengembangan inovasi di BAI. Hal ini akan mempermudah koordinasi dan sinergi antar unit bisnis dalam grup SFAN, yang pada akhirnya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas secara berkelanjutan.
Keberhasilan dalam memenuhi ketentuan OJK juga akan membuka jalan bagi BAI untuk beroperasi dengan lebih leluasa dan bereputasi baik di mata investor dan regulator. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan pasar, yang merupakan aset krusial dalam industri jasa keuangan, terutama yang berbasis teknologi. Dengan fondasi yang lebih kuat dan kepatuhan regulasi yang terjaga, BAI berpotensi untuk tumbuh lebih pesat dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kinerja konsolidasi PT Surya Fajar Capital Tbk di masa mendatang.

















