Berita

Siapa Pemilik UKRI, Kampus yang Dihadiri Prabowo Saat Wisuda?

×

Siapa Pemilik UKRI, Kampus yang Dihadiri Prabowo Saat Wisuda?

Sebarkan artikel ini

Perkembangan Pesat Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI)

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap perkembangan yang pesat dari Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI). Ia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, yang sekaligus menjabat sebagai rektor universitas tersebut. Pujian ini disampaikan oleh Prabowo saat hadir dalam Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Mahasiswa Baru dan Wisuda Sarjana 2025 UKRI di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Jawa Barat, pada hari Sabtu (18/10/2025).

Prabowo menyatakan bahwa kepemimpinan Dasco telah memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan UKRI. Selama masa kepemimpinannya, jumlah fakultas dan mahasiswa di universitas ini terus meningkat. Saat ini, UKRI memiliki tujuh fakultas dan 15 program studi. Selain itu, kampus baru sedang dalam proses pembangunan di beberapa lokasi.

Ia menekankan bahwa perkembangan UKRI menjadi contoh nyata dari kontribusi dunia pendidikan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Di sisi lain, UKRI juga berupaya memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi masyarakat.

“Saya hari ini hadir di wisudanya UKRI. Kita hari ini wisuda berapa? 521 sarjana. Dan UKRI berkembang pesat ya, sekarang sudah tujuh fakultas, 15 prodi,” ujar Prabowo, seperti dikutip dari siaran live YouTube UKRI.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan pusat kampus di beberapa tempat. “Saya kira saya ucapkan terima kasih kepada yang sekarang megang UKRI, sangat besar prestasinya,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Alokasikan Anggaran Rp2.708,7 Triliun dalam RAPBN 2022

Sejarah dan Struktur Yayasan UKRI

Dikutip dari situs resmi UKRI, pemilik universitas ini adalah Yayasan Pendidikan Kebangsaan dengan kampus utama berada di Jalan Terusan Halimun, Bandung. Sejarah UKRI dimulai dari nama sebelumnya, yaitu Universitas Kebangsaan (UK), yang merupakan perguruan tinggi pengembangan dari Institut Teknologi Adityawarman (ITA).

ITA didirikan pada tanggal 15 Agustus 1985 oleh Yayasan Budhi Dharma Pradesa, dengan kampus berlokasi di jalan Rancabentang. Pada 23 Oktober 1991, pengelolaan kampus beralih ke Yayasan Pendidikan Kebangsaan. Yayasan ini memiliki hubungan erat dengan Sumitro Djojohadikusumo, ayah dari Prabowo Subianto.

Kedekatan UKRI dengan Prabowo dan keluarganya juga terlihat dari struktur pimpinan kampus. Prabowo sendiri menjabat sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan Republik Indonesia. Rektornya adalah Sufmi Dasco Ahmad, seorang politikus senior Partai Gerindra. Selain itu, ada Fadli Tri Hartono yang menjabat sebagai Wakil Rektor. Fadli Tri Hartono adalah saudara kandung Menteri Luar Negeri Sugiono.

Visi dan Misi UKRI

UKRI menjelaskan bahwa universitas ini didirikan berdasarkan landasan cita-cita luhur Prof Sumitro Djojohadikusumo. Dengan Prabowo Subianto sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan Republik Indonesia, UKRI membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menimba ilmu secara luas.

Visi UKRI adalah menciptakan pendidikan yang berkualitas, berlandaskan nilai-nilai kebangsaan dan keberlanjutan. Dengan visi ini, UKRI berkomitmen untuk menjadi salah satu institusi pendidikan unggulan di Indonesia yang mampu menghasilkan sumber daya manusia berkualitas.

Baca Juga :  Ex- Wolves Manager Surprises as New Pereira Replacement Candidate

Peran UKRI dalam Pembangunan Bangsa

Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta, UKRI tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui peningkatan kualitas pendidikan. UKRI terus berupaya untuk menghadirkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Selain itu, UKRI juga giat dalam melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga nasional maupun internasional untuk memperluas wawasan dan pengalaman mahasiswa.

UKRI juga berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi kalangan masyarakat yang kurang mampu. Dengan adanya kampus baru yang sedang dibangun, UKRI berharap dapat lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan layanan pendidikan yang lebih baik.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meskipun UKRI telah mencapai banyak kemajuan, masih ada tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah meningkatkan kualitas dosen dan fasilitas belajar. Namun, dengan dukungan dari yayasan dan pemerintah, UKRI optimis mampu melewati tantangan ini.

Di masa depan, UKRI akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jaringan kerja sama, serta memperkuat visi dan misinya. Dengan komitmen yang kuat, UKRI diharapkan dapat menjadi salah satu universitas terkemuka di Indonesia yang mampu berkontribusi dalam membangun bangsa.