Politik

Soal Rekaman Suara Rizieq Dukung Prabowo, TKN Jokowi Santai

×

Soal Rekaman Suara Rizieq Dukung Prabowo, TKN Jokowi Santai

Sebarkan artikel ini

Alreinamedia, Jakarta – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto menanggapi santai pidato pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab melalui rekaman suara yang mengingatkan Prabowo Subianto terkait aksi 411 dua tahun lalu. Hasto menyebut pihaknya hanya mendukung rekam jejak aspirasi rakyat untuk Joko Widodo selama ini.

“Ya kami mendukung rekaman rakyat saja ya. Ketika rakyat bicara soal aspirasinya, hal-hal yang baik tentang pemimpin, itu yang harus kita dorong dalam Pilpres ini,” jawab Hasto pendek kepada CNNIndonesia.com usai peluncuran Rumah Aspirasi Rakyat di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (4/11).

Rizieq sebelumnya mengingatkan Prabowo soal aksi 411 tahun 2016 melalui rekaman suara dalam deklarasi relawan Komando Ulama Pemenangan Prabowo-Sandi (Koppasandi) di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (4/11). Rizieq tak hadir secara fisik dalam deklarasi itu. Kehadirannya ‘diwakili’ melalui rekaman suara yang diputar melalui pengeras suara.

Dalam rekaman itu, Rizieq mengenang rekam jejak Prabowo yang dulu mendukung aksi bela Islam baik pada 411 maupun 212 pada 2016 silam. Rizieq mengajak ulama yang dulu berjuang di aksi bela Islam untuk memenangkan Prabowo-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.

Dia menyebut bahwa Prabowo adalah sosok yang dulu mendukung gerakan mereka di depan Istana Negara terkait kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Baca Juga :  KPK dan MRP Kolaborasi Pengawasan Dana Otsus untuk Kesejahteraan Orang Asli Papua

Selain mengajak para habaib dan ulama mendukung Prabowo, Rizieq juga akan mendoakan dari Mekah, Arab Saudi agar Prabowo-Sandi menang di Pilpres 2019.

Sementara berdasar hasil Ijtima Ulama II, GNPF Ulama meminta Prabowo memulangkan Rizieq jika terpilih menjadi Presiden pada 2019. Satu dari sekian banyak poin hasil Ijtima Ulama II itu yang kemudian disepakati dan diteken Prabowo.

Ma’ruf Ajak Hijrah Jadi Santun

Calon wakil presiden nomor urut 2, Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa di Indonesia ini masih banyak ‘al-makiyun’ alias ahli memaki. Oleh karena itu, dia ingin mengajak para ‘ahli’ memaki untuk hijrah menjadi para ahli santun dalam Pilpres 2019.

“Di Indonesia ini katanya banyak al makiyun. Al-makiyun itu bukan ahli Mekkah tetapi ahli memaki-maki,” ujar Ma’ruf dalam acara soft launching Rumah Asporasi Rakyat, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (4/11).

Ma’ruf menilai jalinan komunikasi harusnya dilakukan dengan santun dan sopan. Bukan sebaliknya dengan memaki-maki dengan kata kasar.

“Ya komunikasi itu jangan pakai cara maki-maki,” ucap pasangan capres nomor urut 1 Joko Widodo ini.

Baca Juga :  Trump: AS Perbaiki Minyak Venezuela

Ma’ruf mengulang penggunaan kata hijrah yang sempat dipakai Jokowi sebelumnya. Dia mengatakan ingin cara komunikasi yang penuh caci maki dan kebencian itu untuk hijrah menjadi lebih baik dan santun. Oleh karena dia mendukung dan mengapresiasi diluncurkannya Rumah Aspirasi Rakyat ini.

“Saya menyambut baik dan apresiasi terhadap rumah ini. Saya kira menjadi sangat penting karena kita sedang menuju perubahan yang lebih baik,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Ma’ruf berharap Rumah Aspirasi Rakyat ini dapat membawa perubahan-perubahan yang baik dari yang sudah dilakukan Jokowi sebagai Presiden selama empat tahun terakhir melalui aspirasi masyarakat.

“Dalam rangka menambah program-program yang lebih aspiratif, dalam rangka melakukan adjustment terhadap perubahan yang perlu diperbaiki. Rumah aspirasi jadi penting untuk berdiskusi, menyampaikan kebolehan kebudayaan,” lanjutnya.

Sementara itu, Rumah Aspirasi Rakyat dibuka untuk masyarakat umum, terutama yang tidak berkenaan dengan politik keras. Setiap harinya, rumah yang terletak di kawasan Menteng ini menjadwalkan program-program mulai dari diskusi politik, diskusi untuk anak muda, untuk perempuan, pengajian, pentas seni, dan lainnya.

Acara soflaunching ini selain diresmikan oleh Ma`ruf Amin juga dihadiri oleh Sekretaris TKN, Hasto Kristiyanto. (am/cnn indonesia)