Berita

Stasiun Jatake KCI Beroperasi Pekan Ini

×

Stasiun Jatake KCI Beroperasi Pekan Ini

Sebarkan artikel ini

Stasiun Jatake Siap Sambut Penumpang: Peluang Baru Transportasi Publik di Tangerang

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) telah menyelesaikan persiapan operasional Stasiun Jatake, yang dijadwalkan akan diresmikan pada Rabu, 28 Januari 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT KCI, Mochamad Purnomosidi, dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada Senin, 26 Januari 2026. Menurut Purnomosidi, seluruh aspek kesiapan operasional, mulai dari personel, masinis, sistem tiket, penandaan (signage), hingga jadwal kedatangan dan keberangkatan, telah dipersiapkan secara maksimal.

Stasiun Jatake, yang berlokasi strategis di antara Kelurahan Jatake dan Kelurahan Kadusirung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, merupakan sebuah tonggak penting dalam perluasan jaringan transportasi publik di wilayah penyangga ibu kota. Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa kehadiran stasiun baru ini bertujuan untuk mendekatkan akses transportasi kereta api kepada masyarakat di kawasan yang terus berkembang pesat. Pernyataan ini disampaikan Bobby dalam keterangan tertulis pada Ahad, 28 Desember 2025.

Konsep Transit Oriented Development (TOD) dan Fasilitas Modern

Pengembangan Stasiun Jatake mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD), sebuah pendekatan yang mengintegrasikan fungsi transportasi dengan berbagai aktivitas kawasan. Konsep ini dirancang untuk menciptakan pusat kegiatan yang terhubung langsung dengan simpul transportasi publik. Stasiun ini dibangun di atas lahan seluas 2.435 meter persegi, dengan bangunan megah tiga lantai yang membentang sekitar 3.000 meter persegi.

Baca Juga :  Arief Prasetyo Angkat Bicara Usai Diberhentikan dari Kepala Bapanas

Lokasi Stasiun Jatake sangat strategis, berada di Kilometer (KM) 37+045 pada lintasan kereta api Tanah Abang–Rangkasbitung. Fasilitas peron stasiun dirancang dengan panjang 250 meter dan lebar masing-masing 6 meter. Proyeksi kapasitasnya sangat mengesankan, yakni mampu melayani hingga 20.000 penumpang setiap harinya. Keberadaan stasiun ini diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendukung terciptanya mobilitas harian yang lebih teratur dan efisien bagi masyarakat.

Fasilitas Lengkap untuk Kenyamanan Penumpang

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, merinci bahwa fasilitas di Stasiun Jatake dirancang secara komprehensif untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna Commuter Line. Di dalam gedung stasiun, penumpang akan menemukan:

  • Area Aktivitas Penumpang: Ruang yang nyaman untuk menunggu kedatangan kereta, dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung.
  • Zona Komersial: Beragam pilihan gerai komersial yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari penumpang, mulai dari makanan, minuman, hingga kebutuhan lainnya.
  • Ruang Perkantoran KAI: Fasilitas ini akan mendukung operasional dan pelayanan KAI di stasiun baru ini.

Sementara itu, area eksterior stasiun juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas parkir yang memadai:

  • Parkir Kendaraan Roda Dua: Area khusus yang aman dan nyaman bagi pengendara sepeda motor.
  • Parkir Kendaraan Roda Empat: Kapasitas parkir yang memadai untuk mobil.
  • Parkir Sepeda: Mendukung pengguna sepeda yang ingin beralih menggunakan transportasi kereta api.
Baca Juga :  Presiden Jokowi Tinjau Arena Wushu PON XX Papua

Selain itu, terdapat pula lahan pengembangan lanjutan seluas sekitar 4.000 meter persegi yang membuka potensi untuk pengembangan kawasan di masa depan, sejalan dengan prinsip TOD.

Jaringan Layanan yang Terintegrasi

Stasiun Jatake akan menjadi bagian integral dari layanan Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung. Jalur ini mencakup berbagai stasiun penting, yaitu:

  • Tanah Abang
  • Palmerah
  • Kebayoran
  • Pondok Ranji
  • Jurang Mangu
  • Sudimara
  • Rawa Buntu
  • Serpong
  • Cisauk
  • Cicayur
  • Jatake
  • Parung Panjang
  • Cilejit
  • Daru
  • Tenjo
  • Tigaraksa
  • Cikoya
  • Maja
  • Citeras
  • Rangkasbitung

Anne Purba menambahkan, “Stasiun Jatake diproyeksikan menjadi simpul layanan baru yang mendukung kelancaran naik-turun penumpang sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di kawasan sekitarnya.” Dengan demikian, stasiun ini tidak hanya berfungsi sebagai titik transit, tetapi juga sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Keberadaan Stasiun Jatake menandai langkah maju yang signifikan dalam upaya pemerintah dan PT KAI untuk menyediakan opsi transportasi publik yang modern, efisien, dan terintegrasi.