Berita Utama

Tangisan Rico Ceper melihat Haji Bolot angkat tangannya saat lemah di ranjang rumah sakit

×

Tangisan Rico Ceper melihat Haji Bolot angkat tangannya saat lemah di ranjang rumah sakit

Sebarkan artikel ini

    Alreinamedia.com, JAKARTA – Pelawak senior dan legendaris Haji Bolot masih dirawat intensif di RS Fatmawati, Jakarta Selatan setelah terkena serangan jantung beberapa minggu lalu.

    Bolot yang kini berusia 84 tahun itu masih terbaring lemah di kasur rumah sakit, masih dalam masa pemulihan yang didampingi oleh pemeriksaan dokter.

    Presenter dan sportcaster Rico Ceper sudah membesuk Bolot di rumah sakit beberapa hari lalu, ia mengabadikan kunjungannya lewat video yang diunggah ke media sosial.

    “Alhamdulillah, kondisinya terus membaik. Kesadarannya cukup bagus dan sudah bisa merespons komunikasi,” kata Rico Ceper ketika ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026) malam.

    Rico bertemu langsung dengan Haji Bolot dan istrinya, beserta anak-anak yang menunggu di rumah sakit.

    Baca Juga :  Kemenhub Terbitkan Aturan Baru Penumpang Internasional dan Domestik Transportasi Laut

    Pria bernama asli Emrinko Safinka ini mengaku mengetahui Bolot dirawat di rumah sakit, saat berkunjung ke kediaman artis legenda itu beberapa hari setelah Idul Adha.

    Sehari berikutnya, pria berusia 51 tahun ini langsung berkunjung ke rumah sakit untuk mengetahui kondisinya.

    “Pas tahu ya kaget ya dirawat di rumah sakit, karena saya sering main ke rumahnya hanya sekadar ngopi setelah main bola, jarak rumah saya cuma 1 km saja dari dia,” ucapnya.

    “Kemarin itu besuk yang kesekian kali. Kalau komunikasi ngobrol panjang lebar belum bisa, karena memang

    masih dibatasi oleh perawat dan dokter,” tambahnya.

    Haji Bolot Angkat Tangan, Rico Ceper Menangis

    Rico mulanya hanya melihat Haji Bolot yang bernama asli Muhammad Sulaeman Harsono dari kaca saja.

    Baca Juga :  Ekspresi Calista Amore yang Mengharukan Saat Minta Maaf Usai Ledek Kematian Timothy

    Tapi, ketika bertemu dengan keluarga Bolot, ia diminta untuk melihat lebih dekat sambil mengajak komunikasi langsung serta melatih motorik nya.

    “Pak Haji merespons dengan mengangkat tangan meskipun masih lemah. Itu sudah kemajuan yang sangat luar biasa menurut keluarganya. Saya ajak bicara untuk membangkitkan kesadarannya,” jelasnya.

    “Saya bilang, ‘Pak Haji, ayo semangat, nanti kita syuting lagi’ gitu Saya ajak tos jempol, dan beliau membalasnya meskipun lemah,” sambungnya.

    Rico Ceper melihat respon keluarga sangat senang ketika Haji Bolot membalas ajakan tosnya. Hal itu jadi momen haru di kamar rumah sakit.

    “Momen itu membuat saya sangat haru, sampai mau menangis,” ujar Rico Ceper. (Ari).