Bisnis

Terrace Sepinggan Balikpapan: 9 Tower, 400 Unit Mulai Dibangun

×

Terrace Sepinggan Balikpapan: 9 Tower, 400 Unit Mulai Dibangun

Sebarkan artikel ini

Sepinggan Terrace: Hunian Modern di Jantung Balikpapan Dimulai

BALIKPAPAN – PT Fajar Sinar Teguh secara resmi menandai dimulainya pembangunan proyek hunian prestisius, Sepinggan Terrace, yang berlokasi strategis di Jalan Marsma R Iswahyudi, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan. Peresmian pembangunan ini ditandai dengan seremoni Ground Breaking yang berlangsung meriah di kawasan proyek.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas konstruksi telah dimulai dengan kehadiran sejumlah alat berat, termasuk eskavator berwarna biru dan kuning yang siap meratakan lahan. Keberadaan berbagai perlengkapan pendukung konstruksi menegaskan kesiapan PT Fajar Sinar Teguh dalam mewujudkan visi Sepinggan Terrace.

Konsep Hunian Low-Rise dengan Fasilitas Lengkap

Direktur PT Fajar Sinar Teguh, Tjia Daniel Wirawan, menjelaskan bahwa Sepinggan Terrace akan dikembangkan di atas lahan seluas kurang lebih 3,2 hektar. Proyek ini mengusung konsep hunian low-rise apartment yang dipadukan dengan area komersial dan berbagai fasilitas pendukung. Konsep ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan penghuni secara komprehensif, mulai dari ruang tinggal hingga rekreasi dan aktivitas sehari-hari.

Fasilitas yang direncanakan meliputi ruang terbuka hijau yang asri, kolam renang yang menyegarkan, hingga club house yang eksklusif. Keberadaan fasilitas-fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penghuni dan menciptakan lingkungan hunian yang nyaman serta dinamis.

Baca Juga :  Berbeda dari Bank Dunia, Waka MPR Eddy Yudhoyono Optimis Ekonomi RI Tumbuh di Atas 5%

Target Pembangunan dan Skala Proyek

PT Fajar Sinar Teguh menargetkan pembangunan dua menara apartemen beserta club house sebagai tahap awal, yang ditargetkan rampung pada tahun 2027. Namun, visi jangka panjang proyek ini mencakup total pembangunan sembilan menara apartemen, yang akan menyediakan sekitar 400 unit hunian. Dengan skala ini, Sepinggan Terrace berpotensi menjadi salah satu kawasan hunian terkemuka di Balikpapan.

Saat ini, progres pembangunan masih berada pada tahap pematangan lahan dan pembuatan tanggul sementara (bendali). Tahap awal ini krusial untuk memastikan fondasi yang kuat bagi pembangunan selanjutnya.

Mengusung Konsep “The New Urban Living”

Sepinggan Terrace mengusung tema “The New Urban Living”, sebuah konsep yang menekankan pada gaya hidup perkotaan modern. Tema ini tercermin dalam desain hunian yang efisien ruang, serta kemudahan aksesibilitas ke berbagai fasilitas penting seperti bandara dan pusat perbelanjaan yang berada di tengah kota.

“Kami membangun dua menara dan club house terlebih dahulu, yaitu Tower G dan Tower H, yang ditargetkan selesai pada tahun 2027. Apartemen ini mengusung konsep urban living atau gaya hidup perkotaan. Oleh karena itu, kami juga menargetkan masyarakat kelas menengah namun dengan nilai tambah yang lebih,” ujar Tjia Daniel Wirawan usai acara Ground Breaking pada Minggu, 1 Februari 2026.

Baca Juga :  Pemerintah Dorong KEK Kura-Kura Bali Jadi Pusat Inovasi AI dan Semikonduktor

Respon Terhadap Kebutuhan Hunian Modern

Pengembangan Sepinggan Terrace merupakan respons strategis PT Fajar Sinar Teguh terhadap meningkatnya permintaan masyarakat akan hunian yang tidak hanya nyaman dan fungsional, tetapi juga memiliki konektivitas yang baik. Hunian ini hadir sebagai solusi lingkungan tinggal modern yang terintegrasi, mendukung berbagai aktivitas perkotaan bagi para penghuninya.

Melalui pengembangan apartemen ini, PT Fajar Sinar Teguh memiliki harapan besar agar Sepinggan Terrace dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan kawasan Balikpapan, serta sektor properti di Kalimantan Timur secara keseluruhan.

“Sepinggan Terrace kami rancang sebagai hunian di kawasan mandiri yang mengedepankan kenyamanan, perencanaan yang terintegrasi, dan berorientasi pada pengelolaan lingkungan jangka panjang,” pungkas Tjia Daniel Wirawan. Proyek ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem perkotaan yang dinamis dan berkelanjutan di Balikpapan.