Berita

Tidak Perlu Rapat, Dedi Mulyadi dan PT KAI Rancang 4 Ide Transportasi Ini

×

Tidak Perlu Rapat, Dedi Mulyadi dan PT KAI Rancang 4 Ide Transportasi Ini

Sebarkan artikel ini

Dedi Mulyadi bersama PT KAI telah merancang empat inisiatif transportasi di wilayah Jawa Barat. Termasuk di dalamnya gerbong petani hingga kereta cepat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terus-menerus memberikan perubahan. Salah satunya berkaitan dengan transportasi kereta api.

Ia baru-baru ini melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Hasilnya, terdapat empat gagasan yang diklaim akan mengubah wajah mobilitas di Jawa Barat.

“Terkadang tidak diperlukan rapat resmi untuk menciptakan sesuatu yang besar. Cukup dengan obrolan santai, tetapi berfokus pada penyelesaian nyata,” kata Dedi, dilansir dari Kompas.com.

Lalu apa saja rencana yang disebut oleh gubernur akan mengubah pergerakan di Jawa Barat? Berikut rangkum dikutip dari Tribunnews.com.

Baca Juga :  Lowongan Kerja di Kawasan Industri Kabil, PT Ecogreen Oleochemicals Batam Buka 3 Posisi

1. Kereta Wisata Jakalalana

Rute perjalanan wisata akan melewati Depok, Bogor, Sukabumi, dan Cianjur. Wilayah-wilayah tersebut telah lama dikenal karena keindahan alamnya.

Jalur ini kelak akan langsung terhubung ke Bandung. Secara spesifik, setelah pembangunan jalur Padalarang selesai.

“Jika telah terhubung ke Bandung, kereta ini dapat menjadi ikon wisata baru Jawa Barat,” ujar Dedi.

2. Gerbong Tanimukti

Gerbon ini kelak akan membantu petani dalam mengirimkan hasil panen ke pasar induk di Jakarta. Jalur pengiriman akan melewati Tasikmalaya, Garut, Bandung, Cianjur, Sukabumi, dan Bogor.

 

“Pengusaha pertanian tidak perlu lagi khawatir mengenai biaya pengangkutan. Kami membuat kereta khusus untuk hasil pertanian,” kata Dedi.

Baca Juga :  Tolak Jawab Penunjukan Pelatih Baru Timnas, Erick Thohir: Saya Hadir Sebagai Menpora

3. Kereta Kilat Pajajaran

Kereta ini merupakan gagasan kereta cepat antar kota yang mampu mengurangi waktu perjalanan hanya satu jam dari Jakarta ke Bandung melalui Stasiun Gambir. Jalur tambahan akan menghubungkan Bandung-Banjar-Pangandaran dengan durasi perjalanan hanya 45 menit.

4. Kereta Listrik Padalarang-Cicalengka

Sistem transportasi umum berbasis tenaga listrik ini akan menjadi jawaban ramah lingkungan bagi kawasan Bandung Raya. Jalur yang sudah ada dapat dimanfaatkan secara optimal dengan sistem listrik.

Dedi Mulyadi bersama PT KAI telah merencanakan empat inisiatif transportasi di wilayah Jawa Barat. Salah satunya adalah gerbong tani hingga kereta cepat. (*)