Olahraga

United Terkapar Tanpa Bruno

×

United Terkapar Tanpa Bruno

Sebarkan artikel ini

Manchester United menghadapi krisis pemain yang mengkhawatirkan menjelang periode Natal. Cedera yang dialami kapten tim, Bruno Fernandes, usai pertandingan melawan Aston Villa menambah panjang daftar pemain yang harus menepi. Fernandes, yang dikenal memiliki kebugaran luar biasa, jarang sekali mengalami masalah cedera sejak bergabung dengan klub lima tahun lalu. Selama periode tersebut, ia hanya tercatat absen dalam 17 pertandingan di semua kompetisi, namun hanya tiga di antaranya disebabkan oleh cedera.

Cedera terakhir yang dialami pemain berusia 31 tahun ini terjadi pada Mei 2024, yang membuatnya absen selama 13 hari akibat masalah pada lutut. Kini, setelah lebih dari setahun tanpa cedera signifikan, Fernandes kembali harus beristirahat. Ia hanya mampu bermain selama satu babak dalam kekalahan Manchester United 1-2 dari Aston Villa pada pekan ke-17 Liga Inggris di Stadion Villa Park, Minggu (21/12/2025). Fernandes diduga mengalami cedera pada otot hamstringnya dan terpaksa digantikan oleh Lisandro Martinez. Kondisi ini diperkirakan akan membuat Fernandes absen selama kurang lebih satu bulan.

Ketiadaan Fernandes semakin memperparah situasi darurat di skuad Setan Merah, terutama di tengah jadwal pertandingan yang padat menjelang akhir tahun. Sebelumnya, pelatih MU, Ruben Amorim, juga tidak dapat menurunkan trio Bryan Mbeumo, Amad Diallo, dan Noussair Mazraoui karena mereka dipanggil untuk memperkuat timnas di Piala Afrika 2025. Selain itu, duet bek andalan, Matthijs de Ligt dan Harry Maguire, juga belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Keduanya telah absen masing-masing selama empat dan enam pekan.

Baca Juga :  Peserta Lengkap Road of Champions: Duel CoC 1 & CoC 2!

Darurat di Lini Tengah Manchester United

Situasi semakin rumit dengan cedera yang dialami Kobbie Mainoo, yang seringkali menjadi pengganti Fernandes di lini tengah. Mainoo dilaporkan mengalami cedera betis, yang memaksa Amorim untuk menurunkan Lisandro Martinez di posisi yang ditinggalkan Fernandes saat melawan Aston Villa. Mainoo diperkirakan akan absen dalam pertandingan selanjutnya melawan Newcastle United pada Boxing Day.

Pelatih Ruben Amorim mengungkapkan keprihatinannya terkait cedera yang menimpa Bruno Fernandes. “Saya rasa cedera Fernandes terkait dengan jaringan lunak. Dia akan melewatkan beberapa pertandingan,” ujar Amorim, mengutip dari Mirror. “Saya tidak tahu pasti. Mari kita tunggu saja. Saya tidak ingin membahas hal-hal yang tidak bisa Anda kontrol. Dia adalah pemain yang selalu bugar, jadi mungkin pemulihannya akan cepat.”

Amorim juga mengonfirmasi ketidaktersediaan Mainoo dan Fernandes. “Saya rasa Kobbie tidak bisa bermain, dan Bruno juga absen. Tidak ada pilihan lain, kami harus memenangi pertandingan berikutnya,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.

Baca Juga :  Malut United vs Persib: Absennya Yakob, Hendri Beri Pernyataan

Potensi Belanja Pemain di Bursa Transfer Januari

Dengan banyaknya pemain yang cedera, muncul pertanyaan mengenai kemungkinan Manchester United memanfaatkan bursa transfer Januari untuk mendatangkan pemain baru. Namun, Amorim enggan terburu-buru dalam mengambil keputusan. “Saya akan melihat apa yang akan kami lakukan. Saya tidak akan meminta kepada manajemen klub dengan berkata ‘kami butuh banyak pemain’,” ucap Amorim. “Kami memiliki rencana yang jelas. Kami membutuhkan solusi dan akan menghadapinya bersama-sama.”

Kehilangan sosok penting seperti Bruno Fernandes tentu menjadi pukulan berat bagi tim. Rekan setimnya, Diogo Dalot, mengungkapkan betapa krusialnya peran Fernandes bagi Manchester United. “Cedera ini sangat besar. Kami tidak tahu seberapa parahnya, tetapi melihatnya harus absen, kami menyadari betapa pentingnya dia bagi tim,” kata Dalot.

Saat ini, Manchester United menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 26 poin dari 17 pertandingan. Mereka tertinggal tiga poin dari Chelsea yang berada di zona Liga Champions. Situasi ini menuntut skuad Setan Merah untuk segera menemukan solusi dan bangkit dari keterpurukan ini, terutama dengan jadwal padat yang menanti di akhir tahun.