Terungkapnya Momen Krusial di Detik-Detik Terakhir Kepergian Lula Lahfah: Peran Sentral Reza Arap
Misteri seputar penyebab kematian selebgram Lula Lahfah yang ditemukan tak bernyawa di apartemennya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026), perlahan mulai terkuak. Penyelidikan polisi menunjukkan bahwa kekasih almarhumah, Reza Arap, memegang peran penting di saat-saat genting sebelum dan sesudah Lula Lahfah ditemukan. Rekaman CCTV dan keterangan saksi memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kronologi kejadian yang tragis ini.
Kematian Lula Lahfah sempat menjadi teka-teki karena ia baru ditemukan beberapa jam setelah menghembuskan napas terakhirnya. Penemuan jenazah berawal ketika asisten pribadi Lula Lahfah, yang diidentifikasi sebagai A dan Y (supir sang selebgram), merasa curiga karena tidak bisa menghubungi majikannya. Mereka kemudian meminta bantuan pihak apartemen untuk membuka pintu kamar Lula Lahfah yang terkunci dari dalam.
“Engineering membuka kunci secara paksa sehingga ditemukan saudari LL tergeletak membujur kaku,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah pada Jumat (30/1/2026).
Dalam keadaan panik melihat kondisi Lula Lahfah yang sudah tidak bernyawa, A dan Y segera menghubungi beberapa teman dekat almarhumah. Di antara teman-teman yang dihubungi adalah VA dan C. Salah satu dari mereka kemudian berinisiatif untuk menghubungi Reza Arap, yang diketahui merupakan kekasih Lula Lahfah.
“Salah satu saksi mencoba untuk menghubungi pacar dari saudari LL,” imbuh AKBP Iskandarsyah.
Mendapatkan kabar duka tersebut, Reza Arap tidak tinggal diam. Ia segera bertindak cepat dengan meminta asistennya, C, untuk mencarikan seorang dokter guna memastikan kondisi Lula Lahfah.
“Saudara RA itu meminta untuk saudari C mencarikan dokter untuk memastikan kondisi dari saudari LL,” terangnya.
Tak lama setelah itu, Reza Arap tiba di apartemen Lula Lahfah. Kedatangannya bertepatan dengan kedatangan seorang dokter kenalan dari asistennya, yang baru saja bertemu di lobi apartemen. Kehadiran Reza Arap di lokasi kejadian terekam jelas dalam rekaman CCTV lift.
“Di CCTV lift terlihat saudara RA pacar dari saudari LL di sini sudah hadir bersama dengan tim dokter,” kata AKBP Iskandarsyah.
Bukti lain yang semakin memperkuat peran Reza Arap datang dari rekaman CCTV lain yang menunjukkan dirinya mendampingi proses evakuasi jenazah Lula Lahfah. Dalam rekaman tersebut, terlihat Reza Arap ikut serta saat jenazah Lula Lahfah, yang sudah berada di dalam kantong jenazah, dibawa turun menggunakan lift barang.
“Terlihat saudara RA yaitu pacar dari saudari LL mendampingi di mana jenazah saudari LL di sini sudah masuk ke dalam kantong jenazah,” tutupnya.
Setelah dinyatakan tidak bernyawa oleh dokter pribadinya, jenazah Lula Lahfah kemudian dibawa ke Rumah Duka RS Fatmawati. Keesokan harinya, pada Sabtu dini hari (24/1/2026), jenazah Lula Lahfah dipindahkan ke Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat. Prosesi pemakaman pun dilaksanakan pada hari yang sama. Kekasih Reza Arap itu dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan para penggemar Lula Lahfah. Ketulusan dan kepedulian Reza Arap di saat-saat terakhir kehidupan sang kekasih menjadi sorotan, menunjukkan betapa besar ikatan emosional yang terjalin di antara mereka.
Rangkaian Kejadian:
- Penemuan Jenazah: Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026).
- Upaya Kontak: Asisten Lula Lahfah (A dan Y) tidak dapat menghubungi dan meminta bantuan pihak apartemen untuk membuka pintu kamar.
- Intervensi Reza Arap:
- Reza Arap dihubungi oleh teman dekat Lula Lahfah setelah almarhumah ditemukan.
- Reza Arap meminta asistennya mencari dokter.
- Reza Arap tiba di apartemen bersama tim dokter.
- Pendampingan Evakuasi: Reza Arap terlihat mendampingi proses evakuasi jenazah Lula Lahfah.
- Prosesi Pemakaman:
- Jenazah dibawa ke RS Fatmawati.
- Dipindahkan ke Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.
- Dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur pada Sabtu (24/1/2026).

















