AdvertorialKejatiKepriNatuna

Di Ujung Utara Negeri, Kejaksaan Hadir Kuatkan Nelayan Natuna

×

Di Ujung Utara Negeri, Kejaksaan Hadir Kuatkan Nelayan Natuna

Sebarkan artikel ini
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Dr. Diah Yuliastuti, S.H., M.H., CSSL, hadir langsung memimpin kegiatan bakti sosial yang ditujukan bagi para nelayan.

Alreinamedia.com-Natuna,Ombak pagi berkejaran menuju bibir Pantai Teluk Sahi, Kabupaten Natuna. Di bawah langit cerah wilayah perbatasan Indonesia itu, puluhan nelayan berkumpul dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Mereka datang bukan untuk bersiap melaut, melainkan untuk menghadiri kegiatan bakti sosial yang digelar Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau bersama Kejaksaan Negeri Natuna, Rabu (24/6/2026).

‎Di ujung utara negeri yang berbatasan langsung dengan perairan internasional, kehidupan masyarakat tak pernah lepas dari laut. Laut menjadi sumber penghidupan, ruang pengabdian, sekaligus harapan bagi ribuan keluarga. Setiap hari, para nelayan Natuna berlayar menantang cuaca dan gelombang demi memenuhi kebutuhan keluarga serta menjaga roda perekonomian daerah tetap berputar.

‎Memahami besarnya peran masyarakat pesisir tersebut, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Dr. Diah Yuliastuti, S.H., M.H., CSSL, hadir langsung memimpin kegiatan bakti sosial yang ditujukan bagi para nelayan.

‎Kehadirannya bersama jajaran Kejati Kepri dan Kejari Natuna menjadi simbol bahwa negara tidak hanya hadir melalui kebijakan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

‎Turut mendampingi dalam kegiatan itu Asisten Pemulihan Aset Kejati Kepri, Kepala Kejaksaan Negeri Natuna beserta jajaran, tokoh masyarakat, serta nelayan dari berbagai wilayah di Kabupaten Natuna.

‎Dalam sambutannya, Dr. Diah Yuliastuti menegaskan bahwa Natuna merupakan daerah yang memiliki potensi sumber daya kelautan yang sangat besar. Di balik kekayaan tersebut, terdapat para nelayan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memanfaatkan dan menjaga sumber daya laut untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur dan Dubes KBRI Tokyo Bahas Rencana Pembangunan Pelabuhan Samudera Teluk Buton

‎Menurutnya, bantuan sosial yang diberikan bukan semata-mata bentuk penyaluran bantuan, melainkan wujud penghargaan kepada para pejuang laut yang telah memberikan kontribusi besar bagi daerah dan bangsa.

‎“Bakti sosial yang hari ini diberikan kepada nelayan di Kabupaten Natuna bukanlah semata-mata bentuk penyaluran bantuan, melainkan sebagai ungkapan penghargaan dan kepedulian kepada para pejuang laut yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

‎Lebih jauh, Wakajati Kepri menegaskan bahwa Kejaksaan sebagai institusi negara tidak hanya mengemban tugas di bidang penegakan hukum. Kejaksaan juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, memahami kebutuhan, dan memberikan manfaat secara nyata.

‎Pesan tersebut terasa begitu dekat dengan kehidupan masyarakat pesisir yang selama ini menjadi salah satu kelompok yang paling merasakan dampak perubahan cuaca, kondisi ekonomi, hingga berbagai tantangan di wilayah perbatasan.

‎Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada para nelayan. Wajah-wajah sumringah tampak menghiasi para penerima bantuan. Bagi mereka, perhatian yang diberikan tidak hanya bernilai secara materi, tetapi juga menjadi bukti bahwa keberadaan dan perjuangan mereka mendapat perhatian dari negara.

‎Suasana hangat semakin terasa saat kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi dan dialog antara jajaran Kejaksaan dengan masyarakat nelayan. Dalam kesempatan itu, para nelayan menyampaikan berbagai harapan, masukan, serta kondisi yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di laut.

Baca Juga :  Bahas Pilkada Natuna, Petinggi Golkar dan Gerindra Adakan Pertemuan

‎Kepala Kejaksaan Negeri Natuna menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat langsung.

‎Menurutnya, hubungan yang baik antara institusi negara dan masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.Di Pantai Teluk Sahi hari itu, bakti sosial bukan sekadar agenda seremonial.

‎Kegiatan tersebut menghadirkan ruang pertemuan antara negara dan masyarakat dalam suasana yang sederhana namun penuh makna. Ada kepedulian yang disampaikan, ada aspirasi yang didengarkan, dan ada harapan yang tumbuh bersama.

‎Dari pesisir Natuna, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau dan Kejaksaan Negeri Natuna menunjukkan bahwa kehadiran institusi penegak hukum tidak hanya diwujudkan melalui tugas-tugas yustisial, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang memperkuat ikatan dengan masyarakat.

‎Di ujung utara negeri, di antara deru ombak dan semangat para pencari nafkah di laut, kepedulian itu hadir sebagai pengingat bahwa negara senantiasa berupaya hadir bersama rakyatnya. Sebuah langkah sederhana yang menumbuhkan optimisme, memperkuat semangat gotong royong, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang mengabdi untuk bangsa dan negara. (Arizki)