Pengukuhan Kepengurusan Baru Kerukunan Keluarga Palembang: Momentum Kebangkitan Identitas dan Kontribusi
PALEMBANG – Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) telah resmi mengukuhkan Dewan Pengurus Pusat (DPP) periode 2024–2029. Acara pengukuhan ini dilaksanakan di Griya Agung Palembang pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, dan disaksikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Pengukuhan ini menandai dimulainya babak baru bagi KKP di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP KKP, Kiagus H Abdul Rozak, didampingi Sekretaris yang juga anggota DPRD Kota Palembang, Mgs H Saiful Padli, serta Bendahara Kms H Ahmad Idham, beserta jajaran pengurus pusat lainnya.
Ketua Umum DPP KKP, Kiagus H Abdul Rozak, dalam sambutannya menyatakan bahwa KKP hadir sebagai wadah pemersatu yang besar bagi seluruh masyarakat Palembang. Organisasi ini berkomitmen untuk senantiasa menjaga kebersamaan, kekompakan, serta memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan masyarakat. “KKP adalah rumah besar bagi keluarga Palembang. Sekali bersama, selamanya bersama. Kita berkomitmen melangkah maju, tidak mundur, dan terus berkontribusi untuk Palembang,” ujar Abdul Rozak dengan penuh semangat.
Beliau juga memaparkan sejarah panjang KKP yang telah digagas sejak era 1970-an dan secara resmi berbadan hukum pada tahun 1981. Saat ini, KKP telah melakukan pembaruan legalitas organisasi dan terdaftar secara resmi sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari pemerintah.
Fokus KKP: Sosial, Ekonomi, Budaya, dan Keagamaan
Abdul Rozak menjelaskan bahwa fokus utama KKP ke depan akan mencakup berbagai bidang strategis, yaitu kegiatan sosial, ekonomi, budaya, dan keagamaan. Salah satu langkah konkret yang telah diinisiasi adalah upaya pelestarian budaya Palembang. Inisiatif ini diwujudkan melalui penerbitan Al-Qur’an dengan terjemahan bahasa Palembang, serta penyusunan kamus bahasa Palembang. Upaya ini diharapkan dapat menjaga kekayaan linguistik dan spiritual masyarakat Palembang.
Selain itu, KKP juga tengah giat melakukan konsolidasi data anggota. “Kami juga sedang melakukan konsolidasi data anggota. Ini penting agar KKP bisa bersinergi cepat dengan pemerintah,” jelasnya. Dengan memiliki data anggota yang akurat dan terkini, KKP dapat merespons kebutuhan dan berkolaborasi secara efektif dengan berbagai program pemerintah, baik di tingkat daerah maupun provinsi.
Kepengurusan periode ini secara khusus diisi oleh generasi muda yang dinilai energik dan inovatif. Sementara itu, para sesepuh dan tokoh senior akan mengambil peran penting sebagai pengarah dan pengayom, memberikan bimbingan dan pengalaman berharga bagi kepengurusan yang lebih muda. Sinergi antara generasi ini diharapkan dapat membawa KKP menuju arah yang lebih dinamis dan progresif.
Dukungan Gubernur Sumsel: Penguatan Identitas dan Budaya Lokal
Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menyampaikan apresiasinya yang tinggi terhadap peran KKP sebagai organisasi kekerabatan yang senantiasa menjaga identitas dan kekayaan budaya Palembang. Beliau menekankan pentingnya KKP untuk segera melakukan inventarisasi anggota dan memperkuat jati diri masyarakat Palembang.
“Setelah dikukuhkan, KKP harus segera melakukan inventarisasi anggota dan menguatkan jati diri orang Palembang. Nama, adat, rumah, dan budaya Palembang harus dibanggakan dan tidak boleh tergerus modernisasi,” tegas Herman Deru. Beliau mengingatkan agar nilai-nilai luhur dan warisan budaya Palembang tetap dijunjung tinggi di tengah arus globalisasi dan modernisasi.
Gubernur Herman Deru juga menyoroti upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menjaga kelestarian budaya lokal. Salah satu contohnya adalah regulasi yang mendorong penggunaan busana bernuansa songket dan tanjak. Upaya ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat benteng pertahanan identitas budaya Palembang agar tidak luntur oleh pengaruh luar.
Pengukuhan kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan KKP. Organisasi ini diharapkan dapat bertransformasi menjadi entitas yang lebih solid, modern, dan mampu berperan aktif dalam berbagai aspek pembangunan. Kontribusi KKP diharapkan tidak hanya terbatas pada masyarakat Palembang, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan secara umum. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, KKP siap menghadapi tantangan dan berkontribusi lebih besar lagi di masa mendatang.

















