Kemenangan krusial berhasil diraih oleh Gresik United dalam upaya mereka untuk mengamankan tempat di Liga 3 Nusantara. Tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini memastikan diri bertahan di kompetisi setelah menaklukkan Perseden Denpasar dengan skor tipis 1-0. Pertandingan yang menentukan nasib ini digelar di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, pada tanggal 25 Januari sore.
Satu-satunya gol yang tercipta dalam laga tersebut dicetak oleh Syaifullah Kader pada menit ke-77. Gol tunggal ini terbukti sangat berharga, memastikan Gresik United tidak perlu lagi melalui babak playoff degradasi. Kepastian ini disambut lega oleh seluruh elemen tim, mengingat pentingnya menjaga status di kasta ketiga sepak bola nasional.
Evaluasi Pelatih dan Harapan untuk Masa Depan
Pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang diraih anak asuhnya. Ia memuji performa luar biasa dan kerja keras seluruh pemain yang telah ditunjukkan sepanjang pertandingan.
“Kemenangan ini karena pemain bermain luar biasa dan bekerja keras sepanjang pertandingan,” ujar Andik Ardiansyah.
Meskipun demikian, Andik mengakui bahwa target awal yang ditetapkan oleh manajemen, yaitu promosi ke jenjang Championship, belum tercapai pada musim ini. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan bertahan di Liga 3 Nusantara merupakan pencapaian yang patut disyukuri.
“Setidaknya Gresik United tetap bertahan. Semoga musim depan, siapa pun yang menangani tim ini bisa tampil maksimal,” paparnya.
Pelatih yang memiliki lisensi AFC A ini berpendapat bahwa skuad yang ada musim ini memiliki potensi untuk menjadi fondasi yang kuat bagi tim di musim berikutnya. Ia memperkirakan sekitar 40 hingga 50 persen pemain yang ada saat ini masih layak untuk dipertahankan.
“Saya akan memberikan rekomendasi kepada manajemen terkait pemain yang layak bertahan,” jelasnya.
Andik berharap agar Gresik United dapat tampil lebih superior di musim mendatang dengan komposisi skuad yang lebih berkualitas. Ia merasa bahwa tim dengan profesionalisme dan fasilitas yang dimiliki Gresik United seharusnya mampu bersaing di level Championship.
“Karena saya rasa Gresik United seharusnya berada di Championship, melihat profesionalisme dan fasilitas yang dimiliki,” terangnya.
Kekalahan Pahit Perseden Denpasar
Di sisi lain, pelatih Perseden Denpasar, I Wayan Arsana, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil akhir yang harus diterima timnya. Kekalahan ini secara otomatis menggagalkan ambisi Perseden untuk melaju ke babak delapan besar Liga 3 Nusantara.
“Meskipun target kami musim ini hanya bertahan di Liga 3 Nusantara, saya dan para pemain ingin memberikan lebih,” ungkapnya, menunjukkan bahwa timnya memiliki aspirasi lebih tinggi dari sekadar bertahan.
Klasemen Akhir Grup D Liga 3 Nusantara
Berikut adalah klasemen akhir Grup D Liga 3 Nusantara yang mencerminkan posisi akhir tim-tim peserta:
| Posisi | Tim | L | M | S | K | GM | GK | P |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persekabpas | 15 | 8 | 2 | 5 | 15 | 13 | 26 |
| 2 | Persiba Bantul | 15 | 6 | 5 | 4 | 20 | 15 | 23 |
| 3 | Gresik United | 15 | 7 | 1 | 7 | 16 | 15 | 22 |
| 4 | Perseden | 15 | 7 | 1 | 7 | 19 | 19 | 22 |
| 5 | Persebata Lembata | 15 | 5 | 3 | 7 | 13 | 16 | 18* |
| 6 | Waanal Brothers | 15 | 5 | 2 | 8 | 18 | 23 | 17** |
Keterangan:
* L: Jumlah Laga yang dimainkan
* M: Jumlah Pertandingan yang dimenangkan
* S: Jumlah Pertandingan yang berakhir seri
* K: Jumlah Pertandingan yang kalah
* GM: Jumlah Gol Memasukkan
* GK: Jumlah Gol Kemasukan
* P: Total Poin yang dikumpulkan
Keterangan Tambahan:
* Tanda * menunjukkan tim yang harus menjalani playoff degradasi.
* Tanda ** menunjukkan tim yang terdegradasi.
Kepastian bertahan Gresik United di Liga 3 Nusantara merupakan hasil dari perjuangan keras dan determinasi. Sementara itu, kekalahan bagi Perseden Denpasar menjadi akhir dari perjalanan mereka di kompetisi musim ini, meskipun dengan target yang lebih ambisius dari sekadar bertahan. Analisis dan rekomendasi dari pelatih Andik Ardiansyah diharapkan dapat menjadi pijakan bagi Gresik United untuk membangun kekuatan yang lebih besar di musim-musim mendatang, dengan harapan dapat kembali bersaing di level yang lebih tinggi.

















