Kepri

Hardiknas 2026, Pemkab Karimun Tekankan Transformasi Pendidikan dan Peningkatan SDM

×

Hardiknas 2026, Pemkab Karimun Tekankan Transformasi Pendidikan dan Peningkatan SDM

Sebarkan artikel ini

Alreinamedia.com – Karimun, Pemerintah Kabupaten Karimun memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan menegaskan pentingnya evaluasi serta transformasi menyeluruh dalam sistem pendidikan daerah.

 

Upacara peringatan yang digelar di SMA Swasta Cahaya Meral tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karimun. Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan visi strategis pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global.

 

Dalam amanatnya, Bupati membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Mukti, yang menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter yang dilandasi ketakwaan dan tanggung jawab.

Pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Karimun dalam lima tahun ke depan, agar mampu sejajar dan bersaing dengan daerah lain seperti Batam, Tanjungpinang, dan Bintan.

Baca Juga :  Relokasi Lahan Tangki Seribu Sudah Sesuai Prosedur

Untuk mewujudkan target tersebut, Pemkab Karimun menetapkan tiga pilar utama pembangunan pendidikan, yakni peningkatan kualitas guru sebagai ujung tombak pendidikan, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta peningkatan kualitas peserta didik agar sehat, cerdas, dan berakhlak.

Sebagai bentuk komitmen, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 27 persen dari APBD 2026, melampaui ketentuan minimal 20 persen. Anggaran ini mencakup belanja pegawai, operasional pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur sekolah.

Selain itu, Bupati juga menegaskan kebijakan bahwa tidak boleh ada anak di Karimun yang putus sekolah akibat kendala biaya.

Menanggapi keterbatasan ruang kelas yang menyebabkan sejumlah sekolah dasar masih menerapkan sistem tiga shift, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengevaluasi data Dapodik secara transparan. Langkah ini dilakukan guna merancang pembangunan ruang kelas baru maupun pendirian sekolah baru secara proporsional dan tepat sasaran.