Alreinamedia.com-Natuna,, Suasana haru bercampur kecewa mewarnai hari terakhir operasional NAM Air di Bandara Raden Sadjad Natuna, Kamis (8/5/2025). Penerbangan terakhir maskapai tersebut menuju Batam gagal terlaksana tepat waktu akibat dugaan gangguan teknis, membuat puluhan penumpang terpaksa turun kembali dari pesawat setelah hampir satu jam menunggu di dalam kabin.
Salah satu penumpang Ay saat dikonfirmasi kamis (8/5/25) menyampaikan kekecewaannya. Ia mengaku sudah berada di dalam pesawat dan bersiap untuk terbang, namun tiba-tiba kru maskapai meminta seluruh penumpang untuk turun kembali.
“Tadi kami sudah masuk pesawat menuju Batam, duduk di dalam hampir satu jam. Tapi AC tidak berfungsi dan suasana panas. Akhirnya kami disuruh turun karena katanya ada kendala teknis,” ujar Ay
Gangguan pada sistem pendingin udara di dalam kabin disebut menjadi salah satu alasan pembatalan sementara penerbangan tersebut. Sejumlah penumpang yang telah bersiap meninggalkan Natuna pun terpaksa menunggu kepastian dari pihak maskapai mengenai keberangkatan mereka.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak NAM Air terkait penyebab gangguan dan jadwal pasti keberangkatan pengganti. Namun, kekecewaan masyarakat makin dalam karena kejadian ini terjadi bertepatan dengan hari terakhir operasional NAM Air di Natuna maskapai yang selama ini menjadi salah satu tumpuan konektivitas udara wilayah kepulauan tersebut.
“Kalau ini penerbangan terakhir, harusnya berkesan, bukan malah membuat trauma,” tegas Ay.
Masyarakat berharap pihak maskapai dan otoritas bandara segera memberikan penjelasan dan solusi bagi para penumpang yang terdampak, serta evaluasi serius terhadap standar pelayanan maskapai yang akan masuk ke Natuna ke depan.
Hingga berita ini diterbitkan pihak Nam Air Tatik saat dihubungi awak media ini belum menjawab pertanyaan wartawan terkait apa yang sebenarnya terjadi yang menimpa maskapai Nam Air ( Arizki)

















