Kecelakaan Maut di Tanjakan Cae Sumedang, 3 Peziarah Asal Majalengka Tewas dan 17 Luka
SUMEDANG – Kecelakaan tragis terjadi di jalur rawan Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Sabtu (1/11/2025) malam. Sebuah minibus Elf Long bernomor polisi E 7566 KC yang membawa rombongan peziarah asal Kabupaten Majalengka mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling.
Akibat insiden itu, tiga orang meninggal dunia, 14 mengalami luka berat, dan tiga lainnya luka ringan. Seluruh korban kini telah dievakuasi ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk mendapatkan perawatan medis.
Kronologi Kecelakaan di Tanjakan Cae Sumedang
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang AKP Dini Kulsum Mardiani menjelaskan bahwa rombongan peziarah tersebut menumpang dua unit Elf Long dalam perjalanan pulang dari Tasikmalaya menuju Majalengka melalui jalur Malangbong–Wado.
Saat melintasi turunan tajam di kawasan Tanjakan Cae, kendaraan Elf E 7566 KC yang dikemudikan Dedeng mencoba mendahului kendaraan rombongan lainnya dengan nomor polisi E 7740 AA. Namun, karena pengemudi tidak mengenal medan serta gagal mengontrol laju kendaraan di tikungan menurun, mobil oleng dan terguling di badan jalan sekitar pukul 20.10 WIB.
“Diduga pengemudi gagal mengendalikan kendaraan karena kondisi jalan menurun dan berkelok tajam,” ujar AKP Dini, Minggu (2/11/2025).
Identitas Korban Kecelakaan
Dari total 20 penumpang yang terdiri atas satu sopir dan 19 peziarah, tiga orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Berikut daftar korban:
Esih (meninggal dunia)
Tasa (meninggal dunia)
Mulya (meninggal dunia)
Nursiti
Eti
Nurhayati
Dede Hadijah
Ikhsan
Samsudin
Nana Sutisna
Sarti
Sanari
Dedeng (sopir)
Wasroni
Nawi
Wawan Gunawan
Ade
Rokib
Durahman
Menurut AKP Dini, para korban luka berat maupun ringan telah mendapatkan perawatan intensif.
Imbauan Polisi untuk Pengendara
Polres Sumedang saat ini masih melakukan penyelidikan lanjutan atas kecelakaan maut tersebut melalui Unit Gakkum Satlantas. Polisi juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat melintas di jalur Wado–Malangbong, terutama di Tanjakan Cae yang dikenal memiliki medan curam dan berkelok tajam.
“Warga diharapkan lebih waspada karena jalur ini termasuk rawan kecelakaan, terutama jika kondisi kendaraan kurang prima atau pengemudi tidak mengenal medan,” kata AKP Dini menegaskan
berita ini di kutip dari Kompas.com dengan julul : Kronologi dan Identitas 20 Korban Kecelakaan di Tanjakan Cae Sumedang
Penulis : AAM MINULLAH

















