Tim Kemenkes Tiba di Kuala Tungkal untuk Investigasi Kematian Dokter Myta Aprilia Azmy
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menurunkan tim investigasi ke Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, pada Senin (4/5/2026). Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk melakukan penelusuran langsung terkait peristiwa yang menyebabkan meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy. Tim Kemenkes fokus pada pengumpulan data lapangan dan klarifikasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk rumah sakit tempat almarhumah menjalani program internship.
Pertemuan antara tim Kemenkes dan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.00 WIB. Direktur RSUD KH Daud Arif, Sahala Simatupang, mengonfirmasi agenda tersebut dan menyebutkan bahwa waktu pelaksanaan telah ditetapkan. Meski demikian, pihak rumah sakit memilih tidak merinci substansi pembahasan yang akan dilakukan bersama tim Kemenkes.
Sahala menegaskan bahwa penjelasan lebih lengkap akan disampaikan oleh otoritas pusat setelah proses verifikasi selesai dilakukan. “Nanti ya, biar tim Kemenkes yang menjelaskan,” katanya.
Kronologi Kematian Dr Myta Aprilia Azmy
Dr Myta Aprilia Azmy diketahui meninggal dunia pada Jumat (1/5/2026) di ruang ICU Rumah Sakit Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang setelah menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kondisi kesehatannya menurun sebelum akhirnya dirujuk ke Palembang untuk penanganan lanjutan.
Sebelumnya, dunia kesehatan berduka atas meninggalnya dr Myta yang tengah menjalani masa internship di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal. Selama masa penugasan, muncul sorotan publik terkait kemungkinan adanya beban kerja yang berat. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang mengaitkan hal tersebut dengan penyebab pasti kondisi yang dialami almarhumah.
Proses Investigasi dan Pemeriksaan Menyeluruh
Kemenkes masih menunggu hasil pemeriksaan menyeluruh sebelum menyampaikan kesimpulan. Tim investigasi yang turun ke lokasi bertugas untuk menggali informasi lebih dalam mengenai kronologi serta memastikan aspek tata kelola layanan dan pembinaan peserta internship. Proses ini juga mencakup pengumpulan data lapangan dan klarifikasi lintas pihak.
Dalam rangkaian investigasi, tim Kemenkes akan melakukan wawancara dengan staf medis, manajemen rumah sakit, serta pihak-pihak terkait lainnya. Hasil dari pertemuan ini akan menjadi bahan evaluasi dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di masa depan.
Langkah-Langkah yang Dilakukan oleh Kemenkes
Berikut beberapa langkah yang dilakukan oleh Kemenkes dalam investigasi ini:
- Pengumpulan data lapangan
- Klarifikasi lintas pihak terkait
- Penelusuran prosedur penanganan selama masa internship
- Pertemuan dengan manajemen rumah sakit untuk menggali kronologi
- Evaluasi aspek tata kelola layanan dan pembinaan peserta internship
Persiapan dan Jadwal Pertemuan
Tim Kemenkes telah menyiapkan rencana kerja yang rinci untuk memastikan proses investigasi berjalan efektif. Pertemuan dengan manajemen rumah sakit dijadwalkan berlangsung pada pagi hari, tepatnya pukul 09.00 WIB. Hal ini menunjukkan komitmen Kemenkes untuk menyelesaikan proses investigasi secara transparan dan profesional.
Selain itu, pihak rumah sakit juga telah menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan untuk mendukung kegiatan investigasi. Meskipun belum ada informasi lebih detail tentang isi pembahasan, namun semua pihak sepakat bahwa proses ini penting untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Masa Depan Layanan Kesehatan
Hasil dari investigasi ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam hal pembinaan peserta internship dan tata kelola layanan. Kemenkes berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan dukungan kepada tenaga medis yang sedang menjalani masa penugasan, sehingga mereka dapat menjalankan tugas dengan optimal tanpa mengorbankan kesehatan dan keselamatan diri sendiri.
Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, dan sistem layanan kesehatan dapat terus berkembang menuju standar yang lebih baik.
















