Kehadiran Prof. Saiful Akmal dalam Muktamar Sanawi ke-35 PKPMI Aceh
Kepala UPT Pusat Layanan Internasional (International Office) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Prof. Saiful Akmal, hadir dalam acara Majlis Perasmian Muktamar Sanawi ke-35 Persatuan Kebangsaan Pelajar Malaysia di Indonesia (PKPMI) Aceh. Acara ini berlangsung di Ruang Teater Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.
Muktamar Sanawi ke-35 yang dihadiri oleh mahasiswa Malaysia, ketua dewan eksekutif mahasiswa (DEMA), serta pengurus PKPMI Aceh ini berjalan hangat dan penuh keakraban. Acara ini menjadi wadah penting untuk mempererat hubungan antara pelajar Malaysia dan sivitas akademika UIN Ar-Raniry.
Dalam sambutannya, Prof. Saiful Akmal menyampaikan apresiasi kepada PKPMI Aceh atas kiprahnya dalam membina solidaritas dan kepemimpinan mahasiswa Malaysia yang menuntut ilmu di Aceh. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara UPT Pusat Layanan Internasional dengan PKPMI Aceh melalui berbagai kegiatan akademik, sosial, dan budaya.
“UPT Pusat Layanan Internasional bersama International Office Student Volunteers akan terus memperkuat kerja sama dengan PKPMI Aceh melalui kegiatan akademik, sosial, dan budaya yang menumbuhkan semangat belajar lintas bangsa,” ujar Prof. Saiful.
Tema yang Menginspirasi dan Menumbuhkan Semangat Kepemimpinan
Muktamar Sanawi ke-35 PKPMI Aceh mengusung tema “Menerajui Generasi Thaqafah Itqan” atau Memimpin Generasi Ilmuwan yang Unggul dan Tekun. Tema ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat kepemimpinan yang berintegritas dan mempererat ukhuwah antar mahasiswa serumpun.
Acara ini juga menjadi ajang untuk membangun kesadaran tentang pentingnya kepemimpinan yang bertanggung jawab dan mampu membawa perubahan positif dalam komunitas mahasiswa. Dengan adanya tema tersebut, diharapkan para peserta dapat merasa lebih termotivasi untuk menjalani proses pembelajaran dan pengembangan diri secara optimal.
Harapan Ketua Umum PKPMI Aceh
Ketua Umum PKPMI Aceh, Muhammad Syafiq, menyampaikan harapan agar kepemimpinan PKPMI di masa mendatang dapat terus berkembang secara positif dan berkontribusi dalam memperkuat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Malaysia.
“Diharapkan kepemimpinan di masa mendatang akan jauh lebih baik lagi,” ujar Syafiq.
Ia menilai bahwa keberlanjutan hubungan dan kolaborasi antara PKPMI Aceh dan UPT Pusat Layanan Internasional UIN Ar-Raniry sangat penting dalam menciptakan jejaring pendidikan lintas negara yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di masa depan.
Kolaborasi yang Berkelanjutan
Acara ini menandai keberlanjutan hubungan dan kolaborasi antara PKPMI Aceh dan UPT Pusat Layanan Internasional UIN Ar-Raniry. Kedua pihak sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama dalam berbagai bidang, terutama dalam upaya memperkuat ikatan antar mahasiswa dari dua negara.
Beberapa inisiatif yang telah direncanakan antara lain:
- Program pertukaran mahasiswa yang akan memberikan kesempatan bagi pelajar Malaysia dan Indonesia untuk belajar di kedua negara.
- Kegiatan sosial dan budaya yang bertujuan untuk memperkaya pengalaman dan pengetahuan para peserta.
- Pelatihan kepemimpinan dan pengembangan diri yang akan dilaksanakan secara berkala.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan dapat muncul generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang kuat, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh dan mampu berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
















