Penemuan Jenazah di Labuan Bajo: Misteri KM Putri Sakinah Terungkap Sebagian
Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur – Upaya pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo membuahkan hasil dengan ditemukannya satu jenazah lagi. Penemuan ini membawa secercah harapan sekaligus kesedihan mendalam, mengingat jenazah yang ditemukan diduga adalah Fernando Martin Carreras, seorang pelatih dari klub sepak bola ternama, Valencia B.
Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, melaporkan pada Minggu (4/1/2026) bahwa tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah pada pukul 08.47 Wita. Jenazah tersebut ditemukan mengambang di perairan Pulau Rinca, pada koordinat 8°36’32.58″S – 119°36’32.22″E. Jarak penemuan dari lokasi kejadian (LKK) diperkirakan sejauh 1.13 mil laut. Penemuan ini dilakukan oleh tim RIB KPJ 2007 dari Direktorat Polisi Air Polda Nusa Tenggara Timur.
Lokasi penemuan jenazah ini berjarak kurang lebih satu mil laut dari titik tenggelamnya KM Putri Sakinah yang berada di perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat. Setelah ditemukan, jenazah tersebut segera dievakuasi oleh tim SAR gabungan menuju KN SAR Puntadewa. Rencananya, jenazah akan dibawa ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk proses identifikasi lebih lanjut.
“Jenazah sudah diantar ke RS Komodo,” ujar Fathur Rahman. Tim forensik DVI Polres Manggarai Barat akan melakukan identifikasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo untuk memastikan identitas jenazah tersebut secara resmi.
Pencarian Berlanjut untuk Korban yang Hilang
Meskipun satu jenazah telah berhasil ditemukan, tim SAR gabungan tidak mengendurkan upaya mereka. Pencarian terhadap dua korban lain dari kapal wisata KM Putri Sakinah yang masih dinyatakan hilang terus dilakukan. Kedua korban yang belum ditemukan ini diketahui adalah anak-anak dari Fernando Martin Carreras, yang juga turut menjadi korban dalam tragedi tenggelamnya kapal wisata tersebut pada Jumat (26/12/2025).
Tragedi KM Putri Sakinah ini menelan total 11 korban jiwa. Dari jumlah tersebut, tujuh penumpang berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat. Namun, empat penumpang lainnya dinyatakan hilang. Sebelumnya, satu jenazah korban telah ditemukan pada Senin (29/12/2025). Dengan ditemukannya jenazah yang diduga Fernando Martin Carreras, kini tersisa dua korban lagi yang masih dalam pencarian intensif.
Pencarian yang awalnya dijadwalkan berakhir pada Kamis (1/1/2026) telah diperpanjang selama tiga hari hingga Minggu (4/1/2026) guna memaksimalkan upaya penyelamatan dan penemuan korban. Perpanjangan waktu ini menunjukkan komitmen tim SAR gabungan untuk tidak menyerah dalam menghadapi situasi yang sulit ini.
Kronologi dan Dampak Tragedi
Peristiwa tenggelamnya KM Putri Sakinah menjadi pukulan telak bagi dunia pariwisata dan masyarakat Labuan Bajo. Kapal wisata ini diketahui membawa sejumlah penumpang saat insiden terjadi. Detail mengenai penyebab pasti tenggelamnya kapal masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Namun, cuaca buruk dan kondisi laut yang tidak menentu seringkali menjadi faktor penyebab utama dalam kecelakaan laut di wilayah tersebut.
Kehilangan Fernando Martin Carreras, seorang pelatih muda dari Valencia B, menambah dimensi tragedi ini. Kepergiannya, bersamaan dengan potensi kehilangan anak-anaknya, menimbulkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga dan rekan-rekannya di dunia sepak bola, tetapi juga bagi komunitas yang lebih luas.
Tim SAR gabungan terdiri dari berbagai elemen, termasuk Basarnas, Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Polda NTT, TNI Angkatan Laut, serta potensi SAR dari masyarakat setempat. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam upaya pencarian yang kompleks di lautan luas.
Pencarian korban yang masih hilang akan terus difokuskan di area sekitar lokasi tenggelamnya kapal dan area yang diperkirakan menjadi jalur hanyutnya jenazah, dengan mempertimbangkan arus laut dan arah angin. Diharapkan, dengan perpanjangan waktu pencarian ini, kedua anak Fernando Martin Carreras dapat segera ditemukan, baik dalam keadaan selamat maupun jenazahnya, untuk memberikan kejelasan dan penutupan bagi keluarga yang berduka.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan dukungan kepada tim SAR gabungan serta keluarga korban. Informasi terbaru mengenai perkembangan pencarian akan terus disampaikan oleh pihak berwenang.

















